Waspadai Eating Disorder : Gangguan Mental yang Mempengaruhi Pola Makan

Waspadai Eating Disorder : Gangguan Mental yang Mempengaruhi Pola Makan

R
Indrawati Alhas
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta- Beragam jenis gangguan mental yang bisa dialami oleh masyarakat, salah satunya adalah Eating Disorder. Eating Disorder adalah gangguan mental yang mempengaruhi pola makan.

Apabila terjadi secara terus-menerus bukan hanya akan menyerang seseorang secara psikologi atau mental tetapi juga berdampak buruk pada kesehatan fisik seseorang yang mengalaminya.

Dalam jangka panjang Eating Disorder akan mempengaruhi bahkan dapat disebut sebaga membahayakan organ tubuh manusia seperti jantung, tulang, dan sistem pencernaan karenanya dapat menancam jiwa penderitanya (life-threatening).

dilansir dari siloamhospital.com, Terdapat 3 jenis ganggung Eating Disoreder yang paling umum terjadi, yakni :

1. Anoreksia

Baca Juga

Dalam istilah medis dikenal dengan anoreksia nervosa, ciri-cirinya adalah penurunan berat badan secara signifikan, menyangkal rasa lapar, kebiasaan olahraga yang berlebihan dan selalu mencari alasan untuk tidak makan.

Anoreksia dikaitkan dengan ganguan mental dikarenakan seseoran yang mengalami penyakit ini akan terobsesi untuk kurus meskipun berat badannya telah berada di bawah rata-rata.

2. Bulimia

Kebalikan dari Anoreksia, seseorang yang menderita Bulimia cenderung memiliki nafsu makan yang berlebihan dan tidak terkontrol. Penderitanya akan makan dalam porsi besar dengan frekuensi yang sering.

Tidak hanya itu setelah mengkonsumsi makanan dalam jumlah besar maka akan sengaja dimuntahkan seluruh makanan yang dikonsumsi, sering ke kamar mandi setelah makan dan melakukan olahraga yan berlebihan.

3. Binge Eating Disorder

Seseorang yang mengidap Binge eating disorder akan memiliki nafsu makan yang tidak terkontrol dengan porsi besar dan frekuensi yang sering, bedanya dengan Bulimia adalah penderita tidak memuntahkan kembali makanan yang telah dikonsumsi.

Penderitanya biasanya akan bersembunyi saat makan karena merasa malu dengan porsi makan yang besar dan akan mengalami depresi setelahnya.

Sebaiknya apabila melihat gejala tersebut di atas dialami oleh orang terdekat seperti keluarga atau teman, bahkan diri sendiri maka sebaiknya segera melakukan konsultasi ke Dokter spesialis gizi untuk mendapatkan bimbingan pola makan yang sesuai dengan kesehatan atau dapat berkonsultasi langsung dengan psikolog.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.