Wow, Mitra Bukalapak Catat Kenaikan Transaksi Tertinggi Sepanjang Sejarah, Rahasianya?

CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin

Terkini.id, Jakarta – Dalam rangka terus berupaya meningkatkan dampak positif yang luas kepada masyarakat, serta memberikan akses yang setara untuk menciptakan lapangan pekerjaan mandiri dan memberikan kesempatan penghidupan yang lebih baik bagi setiap individu.

Dimana Bukalapak terus melakukan upaya menciptakan inovasi terbaru, salah satunya dengan meluncurkan berbagai produk virtual, termasuk di aplikasi Mitra Bukalapak.

Dengan total lebih dari 5.5 juta Mitra Bukalapak, warung tradisional dan agen individu mencatat kenaikan transaksi di bulan Juli 2020 tahun ini hingga sekitar 3 kali lipat dari bulan yang sama pada tahun lalu.

Kenaikan tersebut merupakan yang tertinggi yang pernah dicapai dalam sejarah Mitra Bukalapak.

Pertumbuhan pesat ini juga didukung oleh model bisnis dan ragam produk virtual yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar domisili para Mitra Bukalapak.

Menarik untuk Anda:

Fitur Arrum Haji, Tabungan Emas, Jutawan, Bayar Tempo, Top Up E-Money serta Setor Tunai diluncurkan pada tahun ini juga dioptimalkan untuk mengatasi kendala minimnya akses terhadap produk keuangan yang selama ini dihadapi oleh para pelaku usaha mikro.

CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin mengatakan mitra Bukalapak tidak hanya menjangkau masyarakat di perkotaan saja tetapi berada di 477 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

“Kami ingin ini menjadi pendorong untuk perluasan inklusi keuangan hingga ke pelosok, membawa transformasi yang tidak hanya berfokus di kota besar saja sehingga menutup kesenjangan yang ada lewat teknologi,”bebernya.

Inisiatif pemberdayaan wirausaha secara mandiri kata dia didukung penuh oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam kesempatan yang sama.

Diketahui juga jika Menteri Ida mengapresiasi kolaborasi perusahaan teknologi, perbankan dan keuangan yang diramu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jika semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan berusaha yang lebih mudah, aman dan secara signifikan memberikan kehidupan yang lebih baik, maka pemberdayaan masyarakat dan pergerakan ekonomi akan berjalan seiring dengan optimalisasi teknologi,” terangnya.

“Ini yang kita harapkan agar masyarakat bisa adaptif dan tetap menang pada situasi pandemi saat ini,” lanjut Menteri Ida.

Sementara itu, Ahmad, salah satu ‘juragan’ Mitra Bukalapak yang sudah dua tahun belakangan menekuni penjualan produk virtual, dalam kesempatan diskusi media daring hari ini.

Ia mengaku manfaat dari produk virtual ini.

“Sehari-hari saya menjual produk virtual melalui aplikasi Mitra Bukalapak yang jadi andalan untuk jadi pemasukan keluarga,” tuturnya.

“Walaupun saya hanya bisa bergerak melalui kursi roda, saya senang bisa melayani sampai lebih dari 40 transaksi pembelian voucher pulsa, token listrik, dan kirim uang setiap harinya,” sambungnya.

Lebih lanjut diungkapkannya bahwa kepatuhan pada protokol kesehatan membuat lebih banyak orang membutuhkan produk virtual karena harus tetap bekerja dan terkoneksi dengan orang lain dari rumah.

“Untuk itu, Mitra Bukalapak harus pandai memanfaatkan peluang dan tidak boleh kalah dalam situasi yang kurang menguntungkan saat ini,” jelasnya.

Sebagai pionir di bisnis online to offline, Mitra Bukalapak diyakini dapat menjadi solusi pemberdayaan ekonomi yang dengan mudah mampu diadaptasi baik oleh agen individu, pemilik kios pulsa ataupun warung di seluruh Indonesia.

Oleh karena itu, Bukalapak berharap agar masyarakat dapat merasakan manfaat dari transformasi digital ekonomi melalui kehadiran Mitra Bukalapak.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Kembali Dibuka, Begini Cara Hana Restaurant MYKO Jaga Keamanan Pengunjung dari Paparan Covid-19

Gegara Ini, AHM Sabet Penghargaan IBCSI 2020

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar