Wow, Mudik Gratis Kemenhub 2022, Begini Cara Daftar dan Syarat yang Berlaku

Terkini.id, Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menyiapkan sebanyak 350 unit bus untuk program Mudik Gratis tahun 2022.

Dijelaskan Kemenhub, mudik gratis dijadwalkan Kamis, 28 April 2022 mendatang dengan keberangkatan bus mudik gratis ke sejumlah daerah yakni: Tegal, Semarang, Demak, Kudus, Boyolali, Solo, Klaten, Wonogiri, Wonosari, Yogyakarta, Magelang, Wonosobo, Kebumen dan Purwokerto.

Untuk diketahui, pemudik yang tertarik menggunakan jasa gratis ini dianjurkan login dan mengisi data lengkap, kemudian menunggu verifikasi dan validasi sistem.

Baca Juga: Cuitan Jubir PSI Katakan Anies Baswedan Bagi Kaos Terbukti Tak...

Selanjutnya calon pemudik gratis dapat mengunduh dan mencetak QR e-tiket peserta. Adapun QR e-tiket beserta data pendukung seperti: KTP, Kartu Keluarga / KK dan bukti vaksin dibawa ke lokasi registrasi untuk mendapatkan nomor bus.

Dengan begitu, calon pemudik gratis dapat melakukan perjalanan sesuai lokasi pemberangkatan, serta dengan tujuan sesuai nomor bus.

Baca Juga: Mudik Gratis Lebaran 2022 Dibuka Pemprov DKI, Bisa Daftar Online!

Menurut Kemenhub, calon peserta mudik gratis 2022 wajib memiliki dokumen sah kependudukan, di antaranya KTP dan KK. Selain itu, mereka juga sudah memperoleh vaksin lengkap atau booster.

Untuk peserta anak-anak diwajibkan menyerahkan dokumen KK.

Sedangkan calon pemudik yang baru mendapat vaksinasi dosis kedua, wajib membawa hasil negatif tes antigen maksimal 1×24 jam, atau PCR maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.

Baca Juga: Mudik Gratis Lebaran 2022 Dibuka Pemprov DKI, Bisa Daftar Online!

Sementara itu, calon pemudik yang baru mendapat vaksin dosis pertama, wajib membawa bukti tes PCR maksimal 3×24 jam sebelum pemberangkatan.

Untuk calon pemudik yang memiliki kondisi khusus sehingga tidak bisa divaksinasi, dapat membawa bukti hasil tes PCR 3×24 jam, serta surat keterangan rumah sakit pemerintah bahwa yang bersangkutan belum/tidak dapat mengikuti vaksinasi pada saat pemberangkatan.

Selama pendaftaran dan proses keberangkatan, peserta mudik gratis ini wajib mengunduh dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Namun, jika ada yang tidak memiliki smartphone, maka mereka bisa membawa kartu vaksin dan booster.

Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi menghimbau masyarakat pemudik untuk tidak mudah tergiur oleh calo.

Budi menjelaskan bahwa saat ini semakin banyak tawaran tiket bus pariwisata untuk mudik dari event organizer (EO) atau penyelenggara acara ataupun koordinator.

“Dengan beragam alasan, jadi kasihan masyarakat yang terlanjur beli tiket tersebut. Hal ini merusak tatanan sehingga saya berharap masyarakat jangan mudah tergiur oleh penawaran mudik yang bukan dari operator,” jelas Budi dalam sesuai rilisan Kompas.com, Sabtu 8 April 2022.

Budi menegaskan, pihaknya akan bekerjasama dengan kepolisian untuk memberikan pengawasan khusus bagi kendaraan ilegal tersebut, baik bus maupun travel.

“Saya minta kepada kepolisian nanti untuk melakukan penindakan,” tegasnya.

Dirinya juga mengimbau masyarakat yang sudah mempersiapkan diri untuk mudik agar menghindari perjalanan pada saat puncak arus mudik pada 30 April – 1 Mei nanti, sehingga kepadatan lalu lintas bisa dihindari, tutupnya.

Bagikan