Terkini.id, Jakarta – Kasus pembunuhan terhadap editor Metro TV Yodi Prabowo masih terus diselidiki kepolisian. Polisi menduga, Yodi tidak dibunuh di tempat jasadnya ditemukan.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Mochammad Irwan Susanto mengungkapkan, ada dugaan pembunuhan editor Metro TV Yodi Prabowo tak dilakukan di pinggir Tol JORR Pesanggrahan, Jakarta.
“Kami pun menduga begitu (dibunuh di lokasi lain), akan tetapi kami belum bisa memastikan,” ujar Irwan Jumat lalu.
Selain itu, Irwan menyampaikan, polisi juga tengah mendalami kemungkinan jenazah Yodi Prabowo dibuang dari jalan tol.
“Kemungkinan, saya menjawab kemungkinan karena fakta-fakta itu belum bisa kita jawab dengan bukti,” kata dia dikutip dari kompascom.
- Dugaan Perampasan Alat Kerja Wartawan di Jeneponto, Ketua IWO Sulsel, Ini Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Pers
- Bersama Menhaj RI, Wali Kota Munafri Sambut Jemaah Haji Kloter 17 Debarkasi Makassar
- Pilu, Bocah di Bulukumba Menangis Histeris Ibunya Meninggal Terlindas Truk Tronton Pengangkut Ekskavator
- Ponpes VTHQ Malino Wisuda 52 Santri, Direktur: Alumni Kami Banyak Diterima di Berbagai Kampus Ternama
- Perkuat Link and Match dengan Industri, Polbangtan Kementan dan Syngenta Buka Peluang Karier bagi Mahasiswa dan Alumni
Sejauh ini, pihak kepolisian sudah meminta keterangan 29 orang saksi yang meliputi kekasih Yodi Prabowo, Suci Fitri; keluarga; rekan kerja, teman dekat Yodi, dan saksi-saksi di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Sementara (Suci Fitri) sudah dua kali diperiksa,” kata Irwan.
Dalam pemeriksaan tersebut, Irwan menyebut kekasih Yodi Prabowo diduga memberikan keterangan palsu saat diperiksa.
“Ada beberapa hal yang sifatnya mungkin bohong. Tapi kami masih mencocokkan dengan beberapa bukti. Kami menilai itu keterangannya tidak sesuai lah,” ujar dia lagi.
Padahal, saat ini polisi membutuhkan keterangan yang valid guna mengerucutkan motif serta pelaku pembunuhan.
“Artinya beberapa keterangan itu kan kita mengerucut ke pelaku. Akan tetapi ada hal-hal yang sifatnya dari pihak saksi atau kerabat korban itu tidak sesuai,” tutur Irwan.
Polisi hingga saat ini masih memeriksa sidik jari di alat-alat bukti seperti pisau, jaket, handphone, motor, dan barang-barang lain yang terkait.
Polisi juga memeriksa rekaman video CCTV yang berada di sekitar TKP.
Jenazah Yodi ditemukan di pinggir Tol JORR Pesanggrahan, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta pada Jumat lalu pukul 11.30 WIB oleh tiga anak kecil yang bermain layangan.
Di tempat kejadian perkara, polisi menemukan dompet berisi KTP, NPWP, kartu ATM, motor Honda Beat warna putih bernomor B 6750 WHC, tiga STNK, uang sebesar Rp 40.000, helm, jaket, dan tas milik korban.
Pada jenazah Yodi terdapat luka tusuk. Di dekat jenazahnya ditemukan juga sebilah pisau.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
