Terkini.id — 16 orang santri asal Sulsel yang menempuh pendidikan di Pesantren Al-Fatah Magetan Jawa Timur, dikabarkan positif terpapar virus corona atau covid-19.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Dokter Muhammad Ichsan Mustari melalui video conference bersama sejumlah jurnalis, Senin 20 April 2020.
Ichsan membeberkan, dari 330 santri yang kembali ke Sulsel dan dilakukan pengambilan rapid tes, sebanyak 16 orang santri dinyatakan positif.
“Meskipun dinyatakan positif berdasarkan hasil rapid tes, tetapi kita masih menunggu hasil tes swab. Mudah-mudahan hasilnya negatif,” ungkap Ichsan.
Selain itu, ia juga mengimbau seluruh masyarakat agar mendukung upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Apalagi di Kota Makassar akan diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
- Update Covid-19 Rabu 29 Juni: Tambah 2.149 Kasus Baru di Indonesia
- Ibunda dan Anak Anies Baswedan Positif Covid-19 Tanpa Gejala
- Kendati Masih Positif Covid-19, Danny Pomanto Bakal Pimpin Rapat Virtual
- Warga Tangsel Divonis Positif Covid 19 Tanpa Tes PCR, Pihak RS: Salah Input
- 8 Siswa dan Guru Positif Covid-19, PTM Dihentikan di SMPN 8 Makassar
“PSBB adalah upaya untuk mendorong semua warga untuk bersama sama isolasi diri di rumah. Sehingga perpindahan virus orang ke orang itu bisa dihindari. Upaya kita bagaimana memutuskan mata rantai penyebaran,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
