Terkini.id – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini siaga bencana untuk daerah di Sulsel.
Peringatan dini siaga bencana ini berlaku 22 Febrari 2021 mulai pukul 07.00 Wita hingga 23 Februari 2021 pukul 07.00 Wita. Dari rilis tersebut, dari 24 kabupaten/kota 17 daerah dengan status siaga bencana.
Menanggapi hal ini, Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah mengaku telah mengambil berbagai upaya ataupun langkah-langkah antisipasi dampak buruk dari bencana alam sejak awal musim penghujan.
Selain itu, Nurdin mengatakan, telah melakukan apel siaga bencana di tingkat provinsi dan ditindaklanjuti ke tingkat kabupaten kota se-Sulsel.
“Saya kira bukan sekarang aja. Jadi di awal musim penghujan kita sudah melakukan apel siaga. Itu di tingkat provinsi dan ditindaklanjuti oleh tingkat kabupaten/kota,” ucap Nurdin.
- DPRD Gowa Dukung Pencabutan Perda Lembaga Adat, Fahmi Adam: Demi Kepastian Hukum dan Hormati Sejarah Kesultanan Gowa
- Hadiri Forum ADINKES, Wakil Wali Kota Makassar Perkuat Komitmen Eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria
- Penyidik Jadwalkan Pemeriksaan Bupati Gowa Terkait Pengembangan Kasus Dugaan Pungli Perizinan Rp1,8 Miliar
- Buka Kebun Merica di Hutan Lindung Loeha Raya, 3 Orang Warga Ditahan Gakkum Sulawesi
- Urban Farming Pisang Selatan Panen Perdana, Camat Ujung Pandang Apresiasi Kolaborasi Warga
Tambahnya, pemerintah selain akan melakukan antisipasi. Juga sekaligus mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang dapat terjadi.
“Yakinlah pemerintah akan melakukan antisipasi sekaligus mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang akan terjadi,” sebutnya.
Nurdin, berharap perkiraan cuaca ekstrem di beberapa kabupaten kota di sulsel dapat dilewati.
“Insyaallah kita berdoa, namanya ini masih ramalan, mudah-mudahan ini bisa lewat. Tanpa terjadi cuaca ekstrem. Karena kalau itu benar, memang namanya hujan turunnya seminggu diturunkan sehari, kita berdoalah mudah-mudahan kita bisa menghadapi ini” pungkasnya.
Adapun 17 daerah bersatus siaga tersebut diantaranya,
1. Luwu Utara (siaga)
2. Luwu Timur (siaga)
3. Kota Palopo (siaga)
4. Toraja Utara (siaga)
5. Tana Toraja (siaga)
6. Barru (siaga)
7. Soppeng (siaga)
8. Sidenreng (siaga)
9. Kota Parepare (siaga)
10. Wajo (siaga)
11. Jeneponto (siaga)
12. Gowa (siaga)
13. Maros (siaga)
14. Pangkajene dan Kepulauan (siaga)
15. Bone (siaga)
16. Takalar (siaga)
17. Kota Makassar (siaga)
18. Pinrang (waspada)
19. Enrekang (waspada)
20. Sidenreng Rappang (waspada)
21. Wajo (waspada)
22. Bantaeng (waspada)
23. Bulukumba (waspada)
24. Sinjai (waspada).
Detail informasi prakiraan Berbasis Dampak BMKG tersebut dapat diakses melalui link berikut; https://signature.bmkg.go.id/.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
