Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan anggaran APBD itu adalah milik masyarakat.
“Pemimpin harus memiliki moral kepemimpinan yang baik dalam merealisasikan APBD yang sebenarnya tuannya adalah masyarakat,” kata Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.
Andi Sudirman Sulaiman menyebut, masyarakat Jeneponto itu memilik watak petarung dan memiliki keberanian untuk keluar daerah dalam memperjuangkan peningkatan ekonomi.
“Kurang lebih 300 ribu warga Jeneponto berada di Kabupaten Kota yang ada di Sulawesi Selatan serta daerah di luar Sulsel, itu menandakan warga Jeneponto berani berjuang untuk meningkatkan perekonomiannya diluar daerah Jeneponto,” kata Andi Sudirman Sulaiman.
Lebih lanjut, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, perlunya peningkatan pengelolaan roda pemerintahan dengan melihat bagaimana pelaksanaan pemerintahan di negara – negara tetangga.
- Semarak HUT Ke-79 RI, Ribuan Warga Ikut Jalan Sehat, Bukti Kebersamaan Butta Turatea
- Sejumlah Tokoh A'rapang Panrita Bori Butta Turatea untuk Jeneponto Bangkit
- Putra Lokal Butta Turatea Ungkap Tabir 10 Tahun Terakhir Pembangunan Belum Maksimal
- Hari Jadi Ke-160 Jeneponto, Tersirat Kado Jejak Sang Surya di Butta Turatea
- Syiar Hijrah 2020 di Butta Turatea, Panitia Hadirkan Ustazah Pipik Dian Irawati
“Menata struktur pemerintahan itu penting, karena kita ingin pembangunan di Sulawesi Selatan terlihat dan dapat dinikmati warga,” ujarnya.
Dalam kepemimpinan menurut Andi Sudirman Sulaiman, tidak perlu dilihat lagi siapa bupatinya, siapa walikotanya.
“Selama dia tidak bermasalah kita harus bersinergi dalam membangun daerah. Pimpinan boleh berganti, yang terpenting adalah pembangunan jalan terus, karena manfaatnya akan dinikmati oleh masyarakat,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
