247 Daerah di Indonesia Ikuti Malam Penghargaan Kota Layak Anak

Kota Layak Anak
Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Lenny N Rosalin

Terkini.id, Makassar – Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Lenny N Rosalin mengatakan malam penghargaan Kota Layak Anak (KLA) dihadiri 247 kabupaten kota di Indonesia.

Hal itu, kata dia, mengalami peningkatan 40 persen dari tahun sebelumnya.

Penjelasan itu ia sampaikan saat menggelar konferensi pers di Hotel Four Points by Sheraton, Makassar, Selasa, 23 Juli 2019.

KLA merupakan sebuah sistem yang berbasis hak anak yang mengacu pada pelbagai peraturan perundang-undangan yang terkait dengan anak, termasuk konvensi hak anak.

“Sistem ini kita bangun untuk memastikan semua anak memperoleh pemenuhan haknya, dan semua anak bisa kita lindungi,” kata Lenny kepada wartawan.

Menarik untuk Anda:

Pihaknya menyasar kabupaten/kota lantaran merupakan wilayah otonomi terendah di era desentralisasi.

Ia mengatakan penilaian KLA diukur melalui 24 indikator yang merupakan penjabaran dari 5 klaster substantif.

Saat ditanya ihwal penghargaan KLA dengan korelasinya dengan angka kekerasan yang terjadi pada anak, Lenny mengatakan angka kekerasan yang meningkat lantaran masyarakat juga sudah berani melapor.

“Kenapa berani melapor? Karena sudah ada penanganannya. Mungkin dulu tidak mau melaporkan. Sekarang kita memiliki unit pelayanan terpadu untuk perlindungan oerempuan dan anak yang tersebar di provinsi dan kabupaten/kota,” ungkapnya.

Jadi sekarang, kata dia, meningkatnya angka kekerasan membuktikan bahwa masyarakat sudah berani untuk melapor.

“Yang penting adalah kita harus menyediakan layanan apabila terjadi kekerasan. Jadi bagi kabupaten/kota, intinya merespon dengan cepat dan menuntaskan masalah tersebut dan memberikan pelayanan komprehensif. Itu ukurannya,” ujarnya.

Perhatian Pemerintah Daerah terhadap perkembangan anak meningkat

Lenny juga mengemukakan, bertambahnya jumlah kota penerima penghargaan Kota Layak Anak (KLA) 2019 menjadi bukti meningkatnya perhatian pemerintah daerah terhadap perkembangan anak di wilayahnya.

Berdasarkan urutan penghargaan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) yang tiap tahun diberikan pada event KLA (dari rendah ke tinggi) dimulai dari pratama, madya, nindya, utama dan KLA.

Penilaian KLA tahun ini diawali oleh tahap evaluasi mandiri secara online atau mengevaluasi diri sendiri berdasarkan 24 indikator KLA dengan sekitar 430 item pertanyaan atau variabel evaluasi sejak April hingga Mei 2019.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Dialog Dengan Difabel Makassar, Danny Pomanto Janji Beri Pendidikan Gratis

Satukan Dukungan Eks Kandidat, Pengamat: Duet Danny-Fatma Sarat Kejutan Istimewa

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar