30 Persen Hasil Produksi Beras Sulsel Disuplai ke DKI Jakarta

Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah. /Nasruddin

Terkini.id — Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah memastikan stok beras di Sulsel aman hingga 37 bulan ke depan dengan jumlah stok beras mencapai 108 ribu ton.

Nurdin menyampaikan bahwa hasil produksi beras tahun 2018 sebanyak 249.508 ton atau mencapai 62,38 persen dari target 400.000 ton. Dan saat ini stok beras sebesar 108.330 ton.

Sulsel juga menyuplai 160.876 ton beras ke-23 provinsi di Indonesia, termasuk 30 persen ke DKI Jakarta, beras jenis premium dan medium.

“Jadi saya sekali lagi menyampaikan bahwa tidak perlu khawatir, stok beras untuk Sulsel di Bulog, kita mempunyai 37 bulan. Sekarang produksinya 108.000 ton,” beber Nurdin Abdullah, di Gudang Bulog Makassar, Kamis 3 Januari 2018.

Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah meninjau stok beras di gudang Bulog Makassar, Kamis 3 Januari 2018.

Nurdin menambahkan, adanya tren kebutuhan beras di Sulsel semakin meningkat, namun di negara maju justru berkurang. Hal itu dikarenakan menghindari penyakit diabetes.

“Kalau kita di Indonesia kebutuhan beras kita meningkat, negara maju justru dikurangi, bahkan malam mereka sudah kurangi dan diabetes juga semakin naik. Nah ini penyuluhan kita,” ujarnya.

Sehingga, gagasan untuk menghadirkan varietas baru beras yang jika dikonsumsi tidak membuat diabetes sangat diperlukan saat ini.

“Ini sekarang sudah hadir, cuma belum terpromosi. Jadi beras premium kita ini sebenarnya tidak memicu gula darah naik, bukan mengobati diabetes bukan, tidak memicu gula darah kita naik,” jelasnya.

Sedangkan saat memasuki musim penghujan, beberapa wilayah yang mungkin terkena banjir, dan juga berdampak terhadap tanaman padi, gubernur menjelaskan bahwa dirinya telah berkeliling melihat langsung. Sawah-sawah yang ada di Sulsel hanya dilewati, tetapi tidak tergenang.

“Sampai hari ini, Alhamdulillah kita masih dalam kondisi belum ada laporan, yang bahwa ada dampak banjir sawah kita belum ada, tetapi kita berdoa mudah-mudahan ya semuanya aman-aman saja,” harapnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
News

Simak, Begini Cara Kemensos Tekan Angka Kemiskinan

Terkini.id,Jakarta - Pemerintah menargetkan satu juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) tergraduasi pada tahun 2020."Penetapan target ini seiring dengan tekad Presiden