Terkini.id, Riyadh – Setelah pekan lalu melakukan penutupan akses untuk umrah, Pemerintah Arab Saudi mengumumkan kasus pertama positif virus corona.
Kasus tersebut teridentifikasi setelah seorang warga negara Saudi melakukan perjalanan dari Iran.
Melansir dari AFP, Selasa 3 Maret 2020, Kementerian Kesehatan Arab Saudi melakukan tes kesehatan terhadap pria itu setelah memasuki nagara dari Bahrain pada Senin (2/3) waktu setempat.
Saat diketahui postif corona, pria tersebut dibawa ke ruang isolasi di rumah sakit setempat.
“Diisolasi di rumah sakit,” ujar Kementerian Kesehatan Saudi.
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Dukung Sidak Pemkot Makassar, Pastikan LPG 3 Kg Tersedia di Pangkalan Resmi
- Lantik Pejabat Fungsional, Wali kota Makassar Munafri Tekankan Pelayanan Publik Tak Boleh Sekadar Seremonial
- Bupati Jeneponto Resmikan Layanan Cathlab di RSUD Lanto Daeng Pasewang
- Kalla Toyota Gelar Toyota Serbu di TSM Makassar, Ini Deretan Promo untuk Konsumen
- Hingga September 2026, PSU 221 Perumahan di Makassar Capai Rp6,93 Triliun
Arab Saudi adalah negara terakhir di Teluk itu yang melaporkan kasus COVID-19 itu. Di tempat lain ada di Yordania dan Tunisia juga mengkonfirmasi kasus yang sama pada hari Senin (3/2).
Sementara itu, pekan lalu Riyadh melakukan pelarangan ibadah umrah ke Mekah dan mengunjungi Madinah.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
