Terkini.id, Riyadh – Setelah pekan lalu melakukan penutupan akses untuk umrah, Pemerintah Arab Saudi mengumumkan kasus pertama positif virus corona.
Kasus tersebut teridentifikasi setelah seorang warga negara Saudi melakukan perjalanan dari Iran.
Melansir dari AFP, Selasa 3 Maret 2020, Kementerian Kesehatan Arab Saudi melakukan tes kesehatan terhadap pria itu setelah memasuki nagara dari Bahrain pada Senin (2/3) waktu setempat.
Saat diketahui postif corona, pria tersebut dibawa ke ruang isolasi di rumah sakit setempat.
“Diisolasi di rumah sakit,” ujar Kementerian Kesehatan Saudi.
- MIWF 2026 Resmi Dibuka, Walikota Appi Tegaskan Komitmen Bangun Ruang Budaya di Makassar
- PMSM SulSel Dorong Transformasi Kepemimpinan lewat Coaching Culture di HR Meet and Talk 2026
- SERABI 2026 Jadi Ajang Grab Edukasi UMKM Perempuan Kelola Bisnis Anti Boncos
- Bank Sulselbar dan Pemkab Bone Sepakat Lanjutkan Kolaborasi Layanan Publik
- Pemkot Makassar Kembangkan LONTARA+ Berbasis Website, Warga Makin Mudah Mengakses Layanan
Arab Saudi adalah negara terakhir di Teluk itu yang melaporkan kasus COVID-19 itu. Di tempat lain ada di Yordania dan Tunisia juga mengkonfirmasi kasus yang sama pada hari Senin (3/2).
Sementara itu, pekan lalu Riyadh melakukan pelarangan ibadah umrah ke Mekah dan mengunjungi Madinah.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
