Teekini.id, Jakarta – Lima anak Presiden ke-2 RI, Soeharto dikabarkan tengah digugat oleh perusahaan konsultan asal Singapura, Mitora Pte. Ltd yang menggugat Yayasan Purna Bhakti Pertiwi.
Dikabarkan kelima anak presiden Soeharto ialah Siti Hardianti Hastuti Rukmana, Bambang Trihatmojo, Siti Hediati Hariyadi, Sigit Harjojudanto dan Siti Hutami Endang Adiningsih.
Tak hanya itu, perusahan Mitora juga meminta agar Museum Purna Bhakti Pertiwi yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) disita dalam proses tersebut.
Dilansir dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, klasifikasi perkara perbuatan melawan hukum.
Karena dinilai melawan hukum, Mitora meminta pengadilan mengesahkan dan menyita barang berharga yang diletakkan pada sebidang tanah tersebut dengan bangunan yang berdiri di atasnya.
Mengutip dari Detik, adapun petitum Mitora yang terdiri dari 5 poin.
“Sebidang tanah seluas +/- 20 Ha (lebih kurang dua puluh hektare) dan bangunan yang berdiri di atasnya beserta dengan seluruh isinya yang ada dan melekat serta menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan yakni Museum Purna Bhakti Pertiwidan Puri Jati Ayu,yang beralamat di Jl. Taman Mini No.1, Jakarta Timur,” demikian bunyi poin petitum.
“Sebidang tanah berikut dengan bangunan yang berdiri di atasnya beserta dengan seluruh isinya yang ada dan melekat serta menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan yang terletak di Jl. Yusuf Adiwinata No. 14, Menteng, Jakarta Pusat,” lanjutnya.
Mitora juga mengajukan permohonan ke pengadilan agar menghukum para tergugat hingga membayar kewajiban Rp84 miliar serta kerugian immateriil sebesar Rp500 miliar.
“Menghukum para turut tergugat untuk melaksanakan putusan ini,” demikian petitum penggugat.
Diketahui sebelumnya, pada Senin, 5 April 2021 telah dilaksanakan sidang perdana perkara ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Sidang perkara ini terdaftar dengan nomor perkara:244/Pdt.G/2021/PN JKT.SEL.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
