Masuk

5 Orang Tewas Tertimbun, Total 11 Meninggal Dunia Akibat Banjir-Longsor Gowa

Komentar

Terkini.id, Gowa – Dusun Pattiro di Desa Pattalikang Kecamatan Manuju, menjadi daerah yang paling terdampak atas bencana longsor di Kabupaten Gowa.

Hingga hari ini, tercatat ada 20 orang hilang akibat longsor di daerah pegunungan tersebut.

Data dari Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa menyebutkan, mereka yang hilang merupakan korban longsor dan belum ditemukan.

Baca Juga: Bencana Longsor di Parangloe Gowa, Dua Orang Meninggal dan Dua Masih dalam Pencarian

Sementara, pemerintah masih terus berusaha menembus akses jalan yang terputus pada Rabu 23 Januari 2019 kemarin.

Selain BPBD, tim TNI bersama Personel Polsek Manuju Polres Gowa terus melakukan evakuasi korban ke tempat pengungsian di Dusun Pattiro Desa Pattallikang.

Baca Juga: Tim Siaga Diinstruksikan Siapkan Titik Pengungsian Korban Banjir Gowa

Hingga tadi malam, tercatat sudah 5 orang meninggal yang sudah ditemukan oleh Tim SAR gabungan.

Mereka antara lain adalah Dg Sada (65), Lina (29), dan Ulfa (2). Selanjutnya dua lagi Yuni (11) dan Nurkifayah (21).

Adapun korban lain yang belum ditemukan antara lain Mansyur (34 tahun), Nurjannah (33 tahun), Rahmatiah (41 tahun), Asni (30 tahun), Sukmawati (31 tahun), Arista (1 tahun), Dg Lallo (40 tahun), Asse (36 tahun), Coppong (14 tahun), Yusra (31 tahun), Sikram (9 bulan tahun), Dg Lobo (52 tahun), Dg Bina (65 tahun), Rahul (20 tahun), Rapi (30 tahun), dan Misa (45 tahun).

Bupati Minta Bantuan Helikopter

Baca Juga: AHASS Asmo Sulsel Sediakan Servis Motor Gratis untuk Korban Banjir di Jeneponto dan Bantaeng

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan YL, menyampaikan, hari ini tim terus melakukan pencarian dan penyaluran bantuan untuk korban di dataran tinggi, meskipun memang sangat berat karena akses darat yang terputus.

“Sejak semalam saya telepon Panglima Kodam untuk minta dukungan helikopter, alhamdulillah sudah diberikan. Pemberangkatan harusnya tadi jam 10.00 Wita. Tapi BMKG dan TNI Angkatan Udara melarang kakrena cuaca buruk,” terang Adnan.

Total Korban Banjir-Longsor Gowa

Dengan ditemukannya 5 korban, hingga saat ini tercatat 11 korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Gowa yang terjadi sejak Selasa 22 Januari 2019.

Sebelumnya, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan YL menyebut ada 6 warga yang meninggal dunia akibat musibah bencana alam banjir dan tanah longsor.

Enam korban tersebut antara lain Akram Al Yusran (3) warga BTN Zigma Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, Rizal Lisantrio (48) warga BTN Batara Mawang Kecamatan Sombaopu, Syarifuddin di Kelurahan Sapaya, Kecamatan Bungaya.

Selain itu ada, seorang balita yang belum teridentifikasi. Warga meningagl lainnya adalah Andi Sri Hastuti, warga Kelurahan Malino Kecamatan Tinggimoncong, dan seorang korban tewas lainnya di Desa Parigi, Kecamatan Tinggi Moncong yang belum teridentifikasi.