Terkini.id, Jakarta – 8 Maret dirayakan setiap tahunnya sebagai Hari Perempuan Sedunia atau Internastional Women’s Day. Biasanya, perayaan akan banyak dilakukan dengan turun ke jalanan untuk menguarakan isu-isu perempuan.
Namun, di saat pandemi seperti ini, ada banyak pula cara-cara lain yang bisa kita lakukan, seperti menghabiskan waktu bersama keluarga kita yang perempuan, menonton film tentang perempuan, mendengar lagu ciptaan perempuan, dan lain-lain.
Untuk perempuan, kita bisa menghabiskan waktu dengan diri sendiri, entah itu untuk kembali merenungkan tujuan hidup atau untuk mengembalikan semangat.
Nah, berikut ini beberapa kata bijak dari penulis-penulis prempuan hebat Indonesia yang bisa kembali kita renungkan.
1. NH Dini soal kekuatan menahan diri
“Aku diajar berpuasa bukan karena agama, bukan karena keinginan naik surga. Kakek mengajarku buat menahan keinginan, untuk mengetahui sampai di mana aku dapat mengatur kekuatan.” (Sebuah Lorong di Kotaku)
“Dalam mengarang saya tidak pernah tergesa-gesa. Saya anggap pekerjaan mengarang adalah tugas yang santai, yang harus dikerjakan dengan senang hati. Kalau saya menulisnya dengan terburu-buru, berarti dengan hati yang kesal, maka dapat dipastikan bahwa si pembaca
2. Dewi Lestari soal cara memandang dan menjalani waktu
“Kadang-kadang langit bisa kelihatan seperti lembar kosong. Padahal sebenarnya tidak. Bintang kamu tetap di sana. Bumi hanya sedang berputar.” (Perahu Kertas)
“Larilah dalam kebebasan kawanan kuda liar. Hanya dengan begitu, kita mampu memperbudak waktu. Melambungkan mutu dalam hidup yang cuma satu.” (Filosofi Kopi)
3. Ayu Utami soal mengalah dan berdamai dengan manusia
“Biarlah aku kalah di mata orang banyak. Aku memilih menang di mataku sendiri. Itulah ujian terberatku: memilih kalah di mata dunia tapi setia pada prinsip yang tak kelihatan orang.” (Cerita Cinta Enrico)
“Mungkin kita tidak punya kemampuan untuk mengampuni. Yang bisa kita lakukan adalah berdamai dengan sisi lain manusia yang tak kita mengerti.” (Lalita)
4. Intan Paramadhita soal menghargai hidup yang sesaat
“Tanaman, khususnya bunga-bunga, tidak hidup lama. Maka kita harus memanfaatkan setiap detik untuk merawat dan menyayanginya. Katamu mawar sudah seharusnya berduri. Sebab ia jelita. Ia harus melindung dirinya sendiri.” (Sihir Perempuan)
“Untuk mendapatkan yang terbaik, kita harus selalu berusaha lebih keras dari orang lain.” (Sihir Perempuan)
5. Okky Madasari soal menentang budaya
“Yang bermasalah itu kebiasaan, aturan, orang-orang yang mau menjaga tatanan. Kalian semua harus dikeluarkan dari lingkungan mereka, hanya karena kalian berbeda.” (Pasung Jiwa)
“Hati yang sudah terikat oleh beban tak bisa menghasilkan apa-apa selain kegelisahan dan ketakpuasan.” (Maryam)
Demikianlah beberapa kata-kata bijak yang bisa kita renungkan lagi di Hari Perempuan Sedunia ini.
Selamat Hari Perempuan Sedunia 2021!
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
