55 WNI Berhasil Diselamatkan dari Penyekapan di Kamboja

55 WNI Berhasil Diselamatkan dari Penyekapan di Kamboja

R
Mery Ayu
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – 55 WNI diselamatkan setelah ditipu oleh Perusahaan investasi bodong. Para WNI dijanjikan gaji tinggi dengan bekerja di berbagai bidang, mulai dari juru masak, keuangan, hotel maupun restoran. 

Tidak semua WNI diberangkatkan secara bersama, ada yang diawal bulan Juni dan ada pula di pertengahan Juni 2022.

Mereka mendapatkan informasi tersebut dari sosial media. Faktanya setelah mereka tiba di Kamboja, mereka dipaksa bekerja untuk menipu para investor.

Mereka diminta mengajak target untuk berinvestasi, dan akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak, misalkan dari investasi 300rb menjadi mendapatkan 330rb, namun jika sudah sampai satu juta, uang tidak bisa diambil, sehingga investor harus menginvestasikan uang lagi, seolah untuk mengambil uang yang terkumpul. 

Dikabarkan ada 60 WNI yang disekap, 55 yang lain sudah berhasil diselamatkan dan 5 diantaranya masih dalam upaya evakuasi.

Baca Juga

 “Pada malam hari ini kami telah mendapatkan informasi bahwa 55 orang WNI telah berhasil diselamatkan, 5 WNI lainnya masih berproses pemindahannya atau 5 WNI lainnya saat ini sedang diupayakan untuk evakuasi,” kata Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi dalam konferensi pers virtual, Sabtu 30 Juli 2022, dikutip dari CNN.

Retno menyampaikan setelah mendengar kabar bahwa ada puluhan WNI yang disekap, pihaknya langsung menghubungi yang terkait. Retno pun menyampaikan bahwa Jumat, 29 Juli 2022 pihaknya menghubungi Menteri Luar Negeri Kamboja, Prak Sokhonn untuk meminta bantuan penyelamatan WNI yang disekap.

Lebih lanjut lagi, Retno menyampaikan bahwa WNI yang sudah diselamatkan dalam kondisi sehat. Selanjutnya, WNI yang diselamatkan akan di-BAP oleh kepolisian Kamboja untuk mendalami kasus tersebut. 

“Kedua para WNI akan diserahterimakan ke KBRI Phnom Penh dan akan dipindahkan dari Sihanoukville ke Phnom Penh. Sesuai SOP staf KBRI akan melakukan wawancara berdasarkan screening form indikasi korban TPPO dan selanjutnya akan direpatriasi ke Indonesia” ucap Retno.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.