58 Tahun Jadi Kuli, Kakek Bado Angkut Bambu Puluhan Kilo Meter Pakai Gerobak

Nenek Maemunah (78 tahun) tinggal di Jalan Tinumbu Lorong 165 B RT 04 RW 01 Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar
Nenek Maemunah (78 tahun) tinggal di Jalan Tinumbu Lorong 165 B RT 04 RW 01 Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar

Terkini.id, Makassar – Tempat kerja Kakek Bado berada di sekitar Jembatan Tello Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar.

Bado bekerja sebagai buruh kasar. Setiap hari harus membawa batang bambu dengan menggunakan gerobak dorong. Dari tempatnya mangkal ke rumah warga yang membeli batang bambu. Pekerjaan ini telah dijalani Bado selama 58 Tahun.

Tahun ini usia Bado telah masuk 74 Tahun. Tetapi Kakek Bado masih kuat bekerja. Jarak dan beban tidak menjadi penghalang baginya dalam bekerja. Yang penting mendapatkan upah untuk makan anak dan cucunya yang sudah yatim.

“Saya kadang mendorong gerobak berisi bambu hingga ke Biringkanaya. Jaraknya puluhan kilometer, membawa bambu yang dipesan orang. Cukup jauh tapi harus dijalani,” tuturnya.

Ketua LAW2 Community Suryadi Yamin dan Ketua Makassar Suci Almalik Musafir Kelana saat bersilaturahim dan menyerahkan paket peduli Ramadan merasa terharu dengan penuturan Kakek Bado.

Menarik untuk Anda:

“Alhamdulillah, kami bisa berbagi dengan Kakek Bado yang bekerja tak kenal lelah. Buat keluarganya,” ungkap Suryadi, Senin 11 Mei 2020.

Relawan berbagi sedekah di rumah Kakek Bado, di Jalan Toa Daeng III Kelurahan Batua Kecamatan Manggala.

Relawan juga menyalurkan donasi kepada lansia, dhuafa dan warga rentan lainnya di bulan Ramadhan dalam program KURMA.

Relawan berbagi sedekah di rumah Kakek Bado, di Jalan Toa Daeng III Kelurahan Batua Kecamatan Manggala

 

Nenek Maemunah berusia 78 tahun. Lansia yang juga mendapatkan bantuan dari relawan Kombes. Satu persatu anggota keluarga Nenek Maemunah telah meninggal.

Suaminya, Almarhum Daeng Lasiang yang bekerja sebagai tukang becak  meninggal sepuluh tahun yang lalu. Menyusul adiknya, Ambo kembali ke pangkuan ilahi dua tahun yang lalu.

Salah satu tetangganya, Nuraena, mengatakan Nenek Maemunah tidak punya pekerjaan. Selama ini kebutuhan hidupnya dari pemberian keluarga atau tetangganya yang peduli.

“Dia kadang dibantu oleh kemenakannya yang tinggal berdekatan rumah dengannya,” ungkap Nuraena.

Nenek Maemunah tiinggal di Jalan Tinumbu Lorong 165 B RT 04 RW 01 Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Hari Maulid, Ini 3 Film ‘Recomended’ tentang Sejarah Nabi Muhammad SAW

Viral Guru Minta Siswa Jangan Pilih Ketua OSIS Non Muslim

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar