Kisruh Data Bansos Makassar, Nunung Dasniar: Sejak Awal Memang Tak Jelas

Wakil Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar Nunung Dasniar

Terkini.id, Makassar – Kisruh data bantuan sosial atau bansos yang tidak merata terhadap masyarakat terdampak Covid-19 di Kota Makassar terus menuai polemik.

Wakil Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar Nunung Dasniar menilai sejak awal kinerja Dinas Sosial (Dinsos) Makassar dalam menangani paket sembako tidak begitu efektif.

“Dari dulu saya selalu bahasakan bahwa dari awal proses (bansos) memang sudah tidak jelas dan sudah amburadul, dan itu saya lihat dari awal hingga akhir memang tidak relevan,” kata Nunung, Selasa, 2 Juni 2020.

Kendati begitu, Nunung menyerahkan proses tersebut kepada pihak berwenang dalam hal ini Kepolisian untuk melakukan investigasi terhadap dugaan korupsi di tubuh Dinas Sosial Kota Makassar.

“Kasus ini sudah ditangani oleh pihak Polda. Ada atau tidak adanya indikasi korupsi paket sembako semua kita serahkan ke Kepolisian. Mudah mudahan Dinsos bisa mempertanggungjawabkan apa apa yang diinvestigasikan,” ujarnya.

Menarik untuk Anda:

Di sisi lain, Nunung mengaku heran lantaran Dinsos malah meminta tambahan anggaran pengadaan sembako senilai Rp10 miliar. Ia menyebut hal itu adalah sesuatu yang tidak wajar.

Menurut Nunung, Dinsos Makassar sebaiknya fokus menyelesaikan pertanggungjawabannya ke pihak Kepolisian dan DPRD atas indikasi dugaan mark up.

“Dalam kondisi begini bagi saya pribadi sebagai anggota DPRD, saya rasa permintaannya sangat tidak wajar. Meskipun persoalan anggaran adalah wewenang Banggar, namun setelah di Banggar tentunya harus di Bamuskan, saya kan bagian dari Bamus, dan kalau ada seperti itu yah kita akan kaji ulang,” ungkapnya.

Apabila indikasi dugaan korupsi di Dinsos tidak terbukti, ia memastikan akan mendukung penuh apalagi hal tersebut merupakan kepentingan masyarakat.

“Kita juga harus perhatikan kebutuhan masyarakat. Tetapi selama indikasinya belum jelas yah kita harus pending dulu permintaan Dinsos itu, tapi tidak tau teman teman yang lain, karena keputusan kita tidak ambil sendiri,” terangnya.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Muhktar Tahir belum merespons saat dihubungi.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Anggota DPRD Jadi Penjamin Jenasah Pasien Covid-19, IDI Makassar: Itu Kesalahan Fatal

Pj Wali Kota Sidak Sejumlah Ruangan Pegawaidi Balaikota, Ada Apa

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar