8 Fakta Penting Jadi Catatan Nurdin Abdullah-Sudirman Selama Setahun Pimpin Sulsel

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dan Wakilnya, Andi Sudirman

Terkini.id,Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman telah memimpin Sulawesi Selatan selama setahun.

Selama 365 hari itu, melalui akun instagramnya, Nurdin Abdullah setidaknya menuliskan bahwa per tanggal 5 September 2019 tepat setahun dirinya diberi amanah oleh masyarakat Sulawesi Selatan untuk mengabdikan diri.

“Tidak terasa setahun berlalu, tepat hari ini tanggal 5 September 2019 kami diberi amanah oleh masyarakat untuk mengabdikan diri kami,” tulisnya.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu mengaku ada banyak ujian, cobaan hingga masalah-masalah yang dihadapi, tetapi Alhamdulillah semua itu bisa dihadapi berkat dukungan dan doa dari seluruh masyarakat.

“Bismillah, semoga di tahun yang akan datang, masyarakat bisa betul-betul merasakan kehadiran pemerintah dalam proses pembangunan hingga pengembangan sumber daya manusia,” urainya.

Sementara wakilnya, Andi Sudirman juga ikut menuliskan delapan poin catatan penting selama memimpin Sulsel bersama dengan Nurdin Abdullah.

“Bismillah. Alhamdulillah tidak terasa kami bersama Bapak Gub Prof Nurdin Abdullah sudah 1 tahun memimpin Sulawesi Selatan,” begitu tulisan pembuka Andi Sudirman.

Diketahui orang nomor dua di Sulawesi Selatan ini mengunggah delapan poin catatan penting selama setahun memimpin Sulawesi Selatan.

1. Melalui sinergitas Korsupgah KPK dan Kejaksaan, pemprov telah melakukan pengembalian/penyelamatan aset bernilai Trilliunan (2.5T Jalan Metro Tanjung Bunga, 3.2T aset pendidikan, perhubungan, perikanan dan kelautan dll, hibah lahan stadion dan lainnya) penertiban randis, lelang dan perbaikan database.
2. Hilirisasi pertanian dan perikanan, penyediaan bibit dan benih unggul untuk komoditas kakao, kopi, padi, jagung dan lainnya.

Inisiasi penyediaan perencanaan dan anggaran untuk pusat pembibitan kakao luwu raya, penggilingan padi wajo, perbaikan dan pembangunan sistem irigasi antara lain pengerukan bendungan sanrego, awo, lanjutan waru waru, rehab bendung maros, beberapa irigasi, design lalengrie, konstruksi bendungan bontocani, embung, pipanisasi, sumur dalam dan lainnya. Penetapan 10 wilayah kabupaten pilot project pengembangan udang windu dll.

3. Pembangunan infrastruktur jalan dan destinasi wisata andalan (Toraja, Bulukumba, Lejja dan lainnya) serta daerah terisolir seperti jalan/ jembatan dari 200anM tahun 2018 menjadi 600anM tahun 2019 serta 30M menjadi 300M bantuan keuangan (ruas strategis sabbang seko, Parigi Bungoro, Bua Rantepao, Lonrong Bakunge, Barru Soppeng, Passobo Matangli batas Pinrang dan lainnya.

Kemudian ada 10 unit jembatan penghubung strategis daerah).

4. Sarana penunjang kesehatan dan sosial, pembangunan rumah sakit regional bertaraf internasional telah dimulai dengan perencanaan, pembebasan lahan RS Bone, RS Palopo, Konstruksi RS Ainun Habibie Parepare serta penyediaan ambulance laut untuk daerah pulau dan pesisir.

5. Agenda Reformasi birokrasi, inprogress restrukturisasi OPD, SAKIP n TNT

6. Kemiskinan menurun dari 2018 ke 2019
7. Support Direct Call Port Makassar ke USA, Asia dan Eropa.

8. Intervensi Stunting, Literasi dan 15″ mengaji serta program 1 hafidz 1 desa. Hafal 10juz bebas tes msk SMA/SMK.

“Semoga Allah mengampuni kami dalam amanah dan segala kerja ini bermanfaat bagi masyarakat banyak serta pahala di sisiNya serta memudahkan untuk langkah berikutnya. Hormat Kami Prof Nurdin Abdullah/ Andi Sudirman Sudirman,” tutup Andi Sudirman mengakhiri unggahannya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini