Abu Janda Paparkan Bukti Klaimnya Bahwa Islam Radikal Lebih Bahaya Dibanding OPM

Abu Janda Paparkan Bukti Klaimnya Bahwa Islam Radikal Lebih Bahaya Dibanding OPM

R
Muhsin Hidayat
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda membalas komenter warganet terkait pernyataan yang dialamatkan pada dirinya.

Dimana Abu Janda mengklaim kelompok Islam radikal lebih berbahaya dibanding Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Karena klaim itu Abu Janda mengaku didebat oleh warganet yang mengatakan OPM telah membunuh banyak anggota TNI. Lantas kelompok Islam radikal telah membunuh siapa?

Abu Janda pun membalas pertanyaan tersebut dengan postingan di akun instagram @permadiaktivis2 Rabu 5 Januari 2022.

Pada postingan tersebut dia membagikan sebuah foto dirinya tengah berfoto di Monumen Bom Bali yang mengingatkan akan tragedi bom bunuh diri yang menewaskan lebih 200 orang di pulau Bali.

Baca Juga

“Ada yang protes dengan konten saya ‘kelompok islam radikal lebih berbahaya dari OPM’. lalu ngedebat saya: OPM sudah bunuh TNI, islam radikal bunuh siapa? nih jawabannya di belakang saya: bom Bali 200 tewas..” tulis Permadi pada postingannya.

Selain itu dia juga menegaskan tentang berbagai tindak terorisme bom bunuh diri yang sudah dilakukan di berbagai tempat di negeri ini.

“belum lagi bom BEJ 15 tewas.. bom JW Marriott 14 tewas.. bom Kedubes Australi 5 tewas.. bom Surabaya 15 tewas.. bom gereja hampir setiap tahun.. SKAK MAT DRUN” sambungnya di instagramnya.

Abu Janda Paparkan Bukti Klaimnya Bahwa Islam Radikal Lebih Bahaya Dibanding OPM
Tangkapan layar postingan instagram Permadi Arya (sumber: akun @permadiaktivis2)

Sebelumnya Permadi membuat heboh dengan videonya yang mengklaim bahwa kelompok islam radikal lebih berbahaya dibanding kelompok OPM. Video tersebut diunggah di akun instagram Selasa 4 Januari 2022.

Pada video tersebut Permadi menyebutkan alasannya, karena OPM hanya menarget satu pulau saja. Sementara kelompok Islam radikal menarget seluruh wilayah NKRI.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.