Abu Janda: Waspada, Kelompok Islam Radikal Goreng Isu Papua Untuk Pengalihan Kebangkitan ISIS

Abu Janda
Abu Janda. (Instagram @Permadiaktivis2)

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Abu Janda mengungkapkan bahwa isu Papua merupakan pengalihan isu yang dilakukan oleh kelompok Islam radikal untuk membangkitkan jaringan terorisme. ISIS.

Hal itu disampaikan Abu Janda lewat unggahan videonya di Instagram Permadiaktivis2, Rabu 2 Desember 2020, dengan judul “Waspada Kebangkitan ISIS”.

Kelompok tersebut, kata Abu Janda, sengaja menggoreng isu Papua dan melakukan aksi teror dengan mencoba membakar rumah Menko Polhukam Mahfud MD.

Menurutnya, hal itu dilakukan kelompok Islam radikal tersebut agar perhatian masyarakat teralihkan dari kebangkitan ISIS.

“Kelompok islam radikal menggoreng isu Papua untuk mengalihkan dari kebangkitan sel tidur ISIS yang ajak jihad angkat pedang di masjid dan melakukan aksi teror mencoba membakar rumah ibunda pak mohmahfudmd,” tulis Abu Janda menandai Instagram Menko Polhukam Mahfud MD.

Menarik untuk Anda:

Dalam videonya itu, pemilik nama lengkap Permadi Arya ini juga menayangkan sejumlah pernyataan dari pihak Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang mengidentifikasikan soal pengalihan isu tersebut.

“Simak keterangan Kadensus Intel Banser Ndan kangzaman : Pembantaian di Sigi adalah SINYAL bagi kelompok lainnya untuk beraksi,” ujar Abu Janda menandai Instagram Kadensus Banser, Nuruzzaman.

“Simak juga pernyataan Panglima Banser ansor_satu. Jangan terkecoh isu Papua pengalihan dari kebangkitan Terorisme,” sambungnya sambil menanyangkan slide video pernyataan Panglima Banser, Gus Yaqut.

Selain itu, Abu Janda dalam videonya juga mengungkapkan bahwa kata-kata Jihad adalah kode yang digunakan oleh jaringan teroris Al-Qaeda untuk melakukan aksi teror.

“Jihad juga kode yang digunakan oleh Teroris ISIS untuk melakukan aksi teror,” tambahnya.

Abu Janda kemudian menutup videonya tersebut dengan menayangkan pernyataan Panglima Banser, Gus Yaqut, terkait kelompok Islam radikal yang mencoba melakukan aksi teror di Indonesia.

“Saya tutup video ini dengan pernyataan panglima tertinggi Banser Gus Yaqut. Ingat teroris adalah musuh kita bersama,” ujarnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Sebut Kiamat Sudah Dekat, Ketua MUI: Banyak Anak Menggugat Bahkan Memperbudak Orangtua

Pimpin MES, Erick Thohir Punya Perjuangan Panjang yang Berpihak pada Umat

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar