Terkini.id, Jakarta – Masyarakat yang berada di zona hijau dan zona kuning dapat kembali melakukan aktivitas di ruang publik, salah satunya tempat ibadah.
Pemerintah mengimbau para jemaah untuk beradaptasi kebiasaan baru di tengah penyebaran COVID-19 yang setiap saat masih mungkin mengancam.
Merespons perkembangan di bidang keagamaan, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo bertemu dengan perwakilan organisasi keagamaan Indonesia di Graha BNPB, Jakarta, Selasa 16 Juni 2020.
Pertemuan tersebut bertujuan untuk mendapatkan masukan mengenai kesiapan organisasi keagamaan dalam memasuki masa adaptasi kebiasaan baru.
“Kami juga mengharapkan agar ketua organisasi keagamaan ikut berperan serta dengan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 karena pendekatan keagamaan dipandang lebih dipatuhi oleh masyarakat,” bener Doni.
- Industri Jasa Keuangan Sulsel Tetap Ekspansif, Investor Pasar Modal Melonjak 79 Persen
- TPS 3R Kelurahan Baru Buktikan Pilah Sampah Bernilai Ekonomi, Produksi Maggot Capai 50 Kg per Hari
- OJK Catat 1.941 Layanan Konsumen, Fintech Masih Dominasi Pengaduan di Sulsel
- Kepala BGN Tegaskan Pembenahan Total Program MBG, Kerja Harus Benar Dan Pener
- DPRD Gowa Dukung Pencabutan Perda Lembaga Adat, Fahmi Adam: Demi Kepastian Hukum dan Hormati Sejarah Kesultanan Gowa
Doni mencontohkan kasus positif COVID-19 dari beberapa kegiatan terkait keagamaan di beberapa tempat.
“Perlu strategi bersama dari para tokoh-tokoh agama agar masyarakat mau mengubah perilaku,” pesannya.
Di sisi lain, Kepala BNPB ini mengharapkan peran dari mereka untuk ikut dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19.
Senada dengan Ketua Gugus Tugas Nasional, perwakilan-perwakilan dari organisasi keagamaan sangat mengedepankan protokol kesehatan.
Salah satunya perwakilan dari Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) Romo Heri Wibowo menyampaikan bahwa semangat yang diusung adalah disiplin pada protokol kesehatan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
