Terkini.id, Jakarta – Pengamat Politik, Ade Armando menantang Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menyebut nama kader Demokrat yang telah bertemu dan menghubungi Kepala KSP, Moeldoko.
Lewat cuitannya di Twitter, Selasa 2 Februari 2021, Ade Armando meminta AHY untuk menyebut nama pihak-pihak tersebut agar tidak menimbulkan fitnah.
“Bro AHY. Supaya jangan timbulkan fitnah, mending sebut nama mereka yang ketemu dan dihubungi Moeldoko,” cuit Ade Armando.
Menurutnya, jika AHY enggan menyebutkan nama mereka maka akan timbul kesan bahwa Putra Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu hanya mengarang cerita.
“Kalau nggak bisa sebut nama, kesannya Anda mengarang,” tegas Ade Armando.
- Jejak Perjalanan ESG PT Vale 2026: Menavigasi Tantangan, Memberi Dampak Besar
- Hari Jadi ke-163 Jeneponto, Gubernur Bawa Dukungan Rp10 Miliar, Komitmen Kemajuan Daerah
- Hari Jadi ke-163, Bupati Jeneponto Paparkan Capaian dan Rancang Masa Depan
- Bupati Sidrap Terima KPPG Kendari, Dorong SPPG Capai Level Terbaik
- Ketua DPRD Sulsel Terima Aspirasi Ribuan buruh, Desak Revisi UU Ketenagakerjaan
Sebelumnya, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko disebut-sebut berupaya mengambil alih tampuk kepemimpinan Partai Demokrat dari tangan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, lantas mengungkapkan cara Moeldoko mengambil kendali partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.
Herzaky mengungkapkan, Moeldoko sebelumnya telah menemui sejumlah pimpinan Partai Demokrat dari mulai tingkat pusat hingga daerah.
Dari pertemuan tersebut, kata Herzaky, terungkap sejumlah kesaksian dan BAP dari pimpinan tingkat pusat dan daerah setelah dipertemukan dengan Moeldoko yang ingin mengambil alih kepemimpinan partai secara inkonstitusional.
Menurut Herzaky, tujuan Moeldoko mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat dari tangan AHY yakni untuk kepentingan pencalonan pemilihan presiden 2024 mendatang.
“Mereka dipertemukan langsung dengan KSP Moeldoko yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat secara inkonstitusional untuk kepentingan pencapresan 2024,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
