Terkini.id — Calon incumbent Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Adnan Purichta IYL-Abdurrauf Mallagani Karaeng Kio, menyiapkan program Mal Pelayanan Publik (MPP), sebagai bagian dari komitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik.
Apa itu MPP? Adalah unit pelayanan satu atap kepada warga. Lokasinya di dataran rendah alias Kota Sungguminasa, Kabupaten Gowa.
MPP ini nantinya mengcover pelayanan untuk penduduk yang tersebar di 9 kecamatan dataran rendah di Kabupaten Gowa. “Jadi, warga tidak perlu repot-repot ke kantor dinas terkait. Cukup ke Mal Pelayanan Publik, semua jenis pelayanan sudah ada,” terang Adnan, saat berkampanye di Kecamatan Tinggimoncong, Jumat 6 November 2020.
Di MPP, lanjut Adnan, kepentingan warga yang akan diladeni bukan soal urusan pemerintahan saja. Karena di MPP ini juga menyediakan pelayanan urusan kepolisian, kejaksaan, pengadilan negeri, pengadilan agama hingga departemen agama.
“Jadi semua pelayanan dibuat satu atap. Untuk tahap awal pelayanan administrasi kependudukan seperti KTP,” kata Adnan.
- Jejak Perjalanan ESG PT Vale 2026: Menavigasi Tantangan, Memberi Dampak Besar
- Hari Jadi ke-163 Jeneponto, Gubernur Bawa Dukungan Rp10 Miliar, Komitmen Kemajuan Daerah
- Hari Jadi ke-163, Bupati Jeneponto Paparkan Capaian dan Rancang Masa Depan
- Bupati Sidrap Terima KPPG Kendari, Dorong SPPG Capai Level Terbaik
- Ketua DPRD Sulsel Terima Aspirasi Ribuan buruh, Desak Revisi UU Ketenagakerjaan
Bagaimana dengan penduduk yang berdomisili di dataran tinggi? Pasangan berjargon Doboloki ini akan membangun Pos Pelayanan Publik. Fungsinya sama dengan MPP.
Khusus Pos Pelayanan Publik, akan tersebar di sembilan kecamatan dataran tinggi. Dengan begitu, warga yang tinggal di wilayah dataran tinggi, tidak perlu repot-repot ke ibukota.
Adnan memberi contoh, nantinya warga Malino tidak usah lagi ke Sungguminasa kalau misalnya mau mengurus Akte Kelahiran, Kartu keluarga atau urus perizinan. “Cukup di kantor kecamatannya saja,” kata Adnan.
Terobosan ini untuk menjawab kendala teknis yang kerap dialami oleh masyarakat di dataran tinggi, dalam hal pengurusan administrasi.
“Sesuai teori pemerintahan, kalau kita belum bisa meningkatkan pendapatan masyarakat, maka kurangi beban-bebannya dulu. Kalau kita mampu kurangi bebannya, maka Insya Allah kita akan mampu menuju daerah yang makin maju dan sejahtera,” demikian Adnan, calon bupati petahana.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
