Terkini.id — Calon Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Mallagani Karaeng Kio memiliki program untuk imam masjid.
Program tersebut yaitu, memberangkatkan umrah gratis bagi imam masjid yang menguasai ayat suci Alquran.
“Minimal menghafal 20 juz Alquran,”kata Adnan, Kamis 5 November 2020.
Calon bupati tagline Doboloki menyebut, ada kuota 843 imam masjid yang disasar untuk program ini. Sebagai langkah awal program ini, para calon imam masjid ini akan dibina oleh Ustadz Adi Hidayat, untuk menghafal Al-Quran. Ustadz Ali Hidayat adalah pemilik Sekolah Agama Quantum Akhyar Institut, Kota Bekasi, Jawa Barat.
“Mulai dari imam desa, imam kelurahan, imam dusun, dan imam lingkungan. Yang hafal Al-Quran, kita umrahkan. Insya Allah ini bisa memotivasi mereka,”lanjut bupati termuda di Indonesia Timur ini.
- Atasi Stunting, Wakil Bupati Sidrap Tekankan Orang Tua Selektif dan Perhatikan Asupan Gizi Anak
- Temukan Ayam Tak Segar dan Masakan Kurang Matang, Andi Nirawati Minta Prosedur MBG Diperketat
- Rumah Quran di Maros Besarkan Bayi Selama 8 Bulan, Bantah Tudingan Menahan Anak Orang
- Bupati Sidrap Nyatakan Dukungan Penuh Pembentukan Brigif dan Yonif Teritorial Pembangunan
- Gubernur Andi Sudirman Beberkan Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 6,88 Persen Hasil Kerja Bersama
Tujuan lebih jauh, lanjut Adnan, program ini dicanangkan agar Gowa menjadi daerah yang terus meningkat kualitas keimanan dan ketakwaan masyarakatnya. “Adnan-Kio ingin membangun SDM di Kabupaten Gowa yang bukan cuma baik dan cerdas, tetapi juga berlandaskan iman dan takwa,”demikian Adnan.
Bidang keagamaan memang menjadi perhatian utama Adnan-Kio sejak memimpin Kabupaten Gowa. Pasangan incumbent ini sebelumnya sudah menjalankan program Satu Hafiz untuk Satu Desa. Program ini dilaunching 2019 lalu. Kemudian pada Januari 2020 lalu, 30 calon hafiz mulai disekolahkan di Quantum Akhyar Institut. Bahkan untuk menunjang program ini, Pemkab Gowa pun telah menyiapkan program Rumah Tahfiz. Rumah Tahfiz adalah tempat memencetak para calon penghafal Al-Quran.
Rumah Tahfiz dibangun di atas lahan sekitar 13.158 meter persegi (m2) yang merupakan bekas kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa yang berlokasi di Jalan Poros Limbung-Takalar, KM 12, Kelurahan Mata Alo, Kecamatan Bajeng.
Ada juga program Jumat Ibadah. Yang sudah berlangsung dan menjadi rutinitas masyarakat. Program ini pun berdampak positif dengan terbangunnya komunikasi yang baik antara pemerintah dan warga.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
