Total Menangkan Adnan-Kio, Amir Uskara Minta Warga Gowa Jangan Golput

Pilkada Gowa
Wakil Ketua DPP PPP, Amir Uskara tak henti-hentinya menginstruksikan kepada seluruh pengurus dan kader serta konstituennya untuk tidak golput pada Pilkada calon tunggal Kabupaten Gowa 2020.

Terkini.id — Wakil Ketua DPP PPP, Amir Uskara tak henti-hentinya menginstruksikan kepada seluruh pengurus dan kader serta konstituennya untuk tidak golput pada Pilkada calon tunggal Kabupaten Gowa 2020.

Sebagai pemilik kursi terbanyak di DPRD Gowa saat ini (8 kursi), Amir menegaskan, usungannya ke pasangan Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Malaganni Kr Kio, tidak setengah-setengah.

Sejak awal, kata mantan ketua PPP Gowa dan Sulsel itu, pihaknya tak henti-hentinya mensosialisasikan program-program Doboloki (jargon Adnan-Kio), serta mengampanyekan pencapaian selama memimpin Gowa sejak tahun 2016.

“Kalau kader PPP, instruksi itu sudah sangat jelas. Dan kader itu juga turun sosialisasi sampai ke pelosok-pelosok desa untuk mengajak warga ke TPS dan mencoblos Adnan-Kio pada 9 Desember mendatang,” ucap Amir Uskara saat dikonfirmasi via sambungan telepon, Jumat 13 November 2020.

Amir meyakini, seluruh partai politik pemilik kursi di DPRD Gowa, all out mendukung dan memenangkan Adnan-Kio agar kembali memimpin Kabupaten Gowa selama lima tahun ke depan. Partisipasi pemilih harus terus naik agar kualitas demokrasi menjadi lebih baik. 

Menarik untuk Anda:

“Karena kita semua percaya, program-program Adnan-Kio di bidang pendidikan, keagamaan, kesehatan, hingga infrastruktur bisa ditingkatkan dan lebih baik kedepannya,” papar mantan anggota DPRD Sulsel ini.

Ia pun meminta kepada warga Gowa agar tidak terpengaruh dengan isu liar yang meminta warga untuk mencoblos kolom kosong.

“Esensi pilkada adalag memilih pemimpin. Memilih kolom kosong itu merupakan tindakan yang sangat tidak rasional. Dan saya curiga, mereka yang  mengajak untuk memilih kolom kosong itu didasari atas kebencian dan kekecewaan yang sifatnya personal. Jadi alasan itu sangat tidak rasional,” jelas Amir Uskara, mantan anggota DPRD Gowa. 

Dalam tinjauan keagamaan, memilih atas dasar kebencian itu sangat tidak dibenarkan. “Terlebih pemerintahan Gowa di bawah kepemimpinan Pak Adnan dan Karaeng Kio ini tidak juga menzalimi. Jadi tidak ada alasan untuk tidak menyalurkan hak suara. Mari coblos yang bergambar (Adnan-Kio),” pungkasnya.

Dalam pilkada kali ini, Adnan-Kio memiliki sejumlah program-program terbaru. Antara lain beasiswa kuliah siswa berprestasi dari tiap desa/kelurahan, program satu desa satu hafiz, pembangunan mal dan pos pelayanan publik, dan pembangunan rumah sakit pratama serta peningkatan kualitas puskesmas.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Calon Wakil Wali Kota Fatma Alami Pelecehan Seksual, Aktivitas Perempuan Bilang Begini

Usai Deklarasi, LPPS Bagi Masker dan Selebaran Ihwal Netralitas ASN

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar