Ahmad Ali Sebut Jokowi Tidak Diundang ke Acara Ulang Tahun NasDem

Ahmad Ali Sebut Jokowi Tidak Diundang ke Acara Ulang Tahun NasDem

I
R
Indah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Ahmad Ali selaku Wakil Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Partai NasDem) menyatakan bahwa sebenarnya Jokowi tidak diundang ke acara ulang tahun Partai NasDem yang ke-11, yang akan diadakan pada Jumat 11 November 2022.

Salah satu penyebab Partai NasDem tidak mengundang Jokowi adalah karena perkembangan Covid-19 yang belakangan ini semakin meningkat.

“Jadi meminimalisir perkembangan COVID yang semakin naik, kondisi global juga menjadi salah satu pertimbangan. Jadi kita melakukan ini sangat tradisional, sangat sederhana. Kita ingin menjangkau banyak orang lewat cara yang merata,” ujar Ahmad Ali, Kamis 10 November 2022.

Sementara itu, rangkaian acara ulang tahun Partai NasDem rencananya akan dimulai dengan pemotongan tumpeng bersama secara serentak di seluruh Indonesia.

Lalu dilanjutkan dengan kegiatan sosial yang akan dilakukan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem dan relawan Capres NasDem, Anies Baswedan.

Baca Juga

“Mulai hari ini hampir semua DPW memulai kerja-kerja kemanusiaan bersama relawan-relawan Pak Anies. Sehingga, nanti pada tanggal 11 itu akan berkumpul DPW Nasdem seluruh Indonesia. Untuk tumpengan bersama dan mendengarkan pengarahan dari Pak Surya Paloh,” katanya.

Diketahui sebelumnya, beredar kabar bahwa Jokowi tidak akan datang ke acara ulang tahun Partai NasDem yang akan digelar di Senayan.

Ahmad Ali membenarkan bahwa Jokowi tidak akan hadir namun sang presiden akan tetap memberikan sambutan melalui sebuah video yang akan ditampilkan pada saat acara dimulai.

“HUT ini Pak Jokowi akan memberikan sambutan. Nanti ada pengarahan Pak Jokowi yang dia akan diputarkan,” tuturnya.

Disisi lain, hubungan antara Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dengan Jokowi dirumorkan sedang tidak baik.

Video viral menampilkan Jokowi yang diduga tidak ingin dipeluk oleh Surya Paloh di acara ulang tahun Partai Golkar menjadi bahan perbincangan pengguna media sosial.

Menanggapi isu tersebut, Surya Paloh menjawab bahwa ia merasa heran mengapa hal seperti itu menjadi viral.

“Enggak ada acara pelukan,” ucap Surya Paloh.

Namun demikian, Surya Paloh mengaku memang ingin memeluk Jokowi, tetapi situasinya tidak memungkinkan.

“Ya, bagaimana mau membalas dalam suasana seperti ini, banyak ramai kanan-kiri semuanya. Kalau berdua kan biasa pelukan,” ungkapnya.

“Pertemuan-pertemuan seperti ini barangkali agak berbeda kalau pertemuan berdua,” tambahnya.

Sumber: viva.co.id

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.