Ajak Rakyat Bersatu Lawan Taliban, Wapres Afghanistan: Tunjukkan Kita Tak Seperti Vietnam!

Terkini.id, Kabul – Ajak rakyat bersatu lawan Taliban, Wapres Afghanistan: tunjukkan kita tak seperti Vietnam! Pasca digulingkan Taliban dalam serangan singkat di Ibu Kota Kabul pada Minggu 15 Agustus 2021 lalu, Wakil Presiden (Wapres) Afghanistan yang digulingkan, Amrullah Saleh angkat suara.

Ia mengutuk keras aksi Taliban, dan juga mengajak warga negaranya untuk bergabung dan bersatu melawan serta menentang kelompok militan itu dengan menunjukkan Afghanistan tidak seperti Vietnam.

“Kami orang Afghanistan harus membuktikan Afghanistan bukan Vietnam, dan Taliban bahkan tidak seperti Vietkong,” tulis Amrullah Saleh di Twitter, seperti dikutip dari CNN, Selasa 17 Agustus 2021 kemarin.

Baca Juga: Tolong Anak Muslim Afghanistan dari Ancaman Taliban, Rabi Yahudi: Saya...

“Tidak seperti Amerika Serikat (AS) dan NATO, kami tidak kehilangan semangat dan melihat peluang besar di depan,” tegasnya.

“Bergabunglah dengan perlawanan!” cuitnya.

Baca Juga: Minta Densus 88 Dibubarkan dan Sebut Tak Ada Terorisme, Fadli...

Saleh juga mengatakan sia-sia berdebat dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden tentang Afghanistan sekarang.

“Biarkan dia (Joe Biden) berpikir sendiri,” imbuhnya.

France24 melaporkan, Amrullah Saleh tampaknya telah mundur ke front pertempuran terakhir yang tersisa di Afghanistan, Lembah Panjshir di timur laut Kabul,

Baca Juga: Minta Densus 88 Dibubarkan dan Sebut Tak Ada Terorisme, Fadli...

Terkenal karena pertahanan alaminya, lembah itu tidak pernah jatuh ke tangan Taliban selama perang saudara pada 1990-an, juga tidak pernah ditaklukkan Uni Soviet (Rusia) selama satu dekade sebelumnya.

“Saya tidak akan mengecewakan jutaan orang yang mendengarkan saya. Saya tidak akan pernah berada di bawah satu atap dengan Taliban. TIDAK PERNAH,” tulisnya dalam bahasa Inggris di Twitter pada Minggu 15 Agustus 2021.

Sehari kemudian, muncul gambar-gambar media sosial mantan wakil presiden dengan putra mantan mentornya dan pejuang anti Taliban terkenal, Ahmed Shah Massoud di Panjshir, benteng pegunungan yang terselip di Hindu Kush.

Putra Saleh dan Massoud, yang memimpin pasukan milisi, tampaknya menyusun bagian pertama dari gerakan gerilya untuk menghadapi Taliban yang menang, saat para pejuang berkumpul kembali di Panjshir.

Sebelum seruan itu, tidak diketahui di mana keberadaan Saleh persisnya. Majalah The Week melaporkan, Amrullah Saleh absen dari beberapa rekaman gambar pertemuan para pemimpin tinggi pemerintah Afghanistan.

Sebelum muncul ke media sosial, media pro Pakistan dan akun media sosial telah menyebarkan desas-desus Amrullah Saleh telah melarikan diri dari Afghanistan.

Bagikan