Pasca Bom Bunuh Diri Tewaskan Tentara AS, Joe Biden: Saya Perintahkan Militer Serang ISIS!

Pasca Bom Bunuh Diri Tewaskan Tentara AS, Joe Biden: Saya Perintahkan Militer Serang ISIS!

Effendy Wongso
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Kabul – Pasca bom bunuh diri tewaskan tentara AS, Joe Biden: saya perintahkan militer serang ISIS! Pasca serangan bom bunuh diri di bandara Kabul pada Kamis 26 Agustus 2021 yang menewaskan tentaranya, sontak bikin Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden meradang.

Menyusul hal itu, ia menegaskan telah memerintahkan komandan militer AS untuk mengembangkan rencana operasional untuk menyerang aset, kepemimpinan, dan fasilitas ISIS-K.

“Kami akan merespons dengan kekuatan dan ketepatan di waktu kami, di tempat yang kami pilih dengan cara yang kami pilih,” tegas Biden yang menolak untuk memberikan secara spesifik waktunya, seperti dilansir dari The New York Times, Jumat 27 Agustus 2021

“Teroris ISIS ini tidak akan menang. Kami akan menyelamatkan Amerika. Kami akan mengeluarkan sekutu Afghanistan kami. Misi kami akan terus berlanjut, dan Amerika tidak akan terintimidasi,” imbuhnya.

Dalam pidato yang sama, Joe Biden bersumpah untuk membela kepentingan Amerika Serikat dengan ‘setiap tindakan’ perintahnya.

Baca Juga

“Kami tidak akan memaafkan. Kami tidak akan melupakan. Kami akan memburu Anda dan membuat Anda membayar,” kata Biden.

The New York Times mencatat, pernyataan Biden dari Sayap Timur menggemakan komentar mantan Presiden George Bush pada hari-hari setelah serangan 11 September 2001.

“Konflik ini dimulai pada waktu dan ketentuan orang lain, itu akan berakhir dengan cara dan jam yang kita pilih,” terang Bush pada 2001 lalu.

Saksi mata di Ibu Kota Kabul telah menggambarkan pemandangan mengerikan dari orang-orang yang diledakkan di depan mata mereka dan sekarat di tangan mereka.

Komandan Komando Pusat AS Korps Marinir Jenderal Kenneth F McKenzie Jr, Kamis 27 Agustus 2021, memperingatkan ancaman dari ISIS adalah ‘sangat nyata’, dan serangan yang lain kemungkinan akan berlanjut.

Korban tewas akibat bom bunuh diri di Kabul terus meningkat, dan penghitungan saat ini mencapai lebih dari 60 kematian dan 140 cedera.

AP dan Reuters telah melaporkan, setidaknya 60 warga Afghanistan tewas dalam ledakan bunuh diri itu.

The New York Times juga melaporkan, ada 120 hingga 140 orang terluka.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.