Aksi Demonstrasi Mahasiswa Tolak Kenaikan BPJS, Dapat Respon dari Masyarakat

Aksi demonstrasi mahasiswa tolak kenaikan BPJS (foto: @makassar_iinfo

Terkini.id, Makassar – Baru-baru ini, aksi demonstran mahasiswa Makassar, tergabung dalam Front Mahasiswa Makassar Menggugat terkait isu kenaikan BPJS hingga 100 persen.

Aksi tersebut berlangsung kemarin malam, Jumat, 13 September 2019. Aksi demonstrasi yang tergabung ada ratusan massa, hingga Jalan Sultan Alauddin Makassar diblokade, hal itu mengakibatkan kemacetan total sepanjang Jalan Sultan Alauddin.

Massa aksi yang menuntut Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk menolak kenaikan BPJS.

Tapi aksi demonstrasi ini dapat respon dari salah satu warga Kelurahan Mangasa Makassar, seperti dilansir terkini.id, Senin 16 September 2019 di Instagram @info_kejadian_masyarakat.

Foto: Instagram @Info_kejadian_makassar

“Penyampaian aksi penolakan dari warga Kelurahan Mangasa Makassar, terhadap aksi demo yg dilakukan mahasiswa di Jalan Sultan Alauddin 2 yang sangat meresahkan warga sekitar dan para pengguna jalan yg melintasi sepanjang Jalan Sultan Alauddin 2 dan sekitarnya, Jumat malam kemarin, 13 September 2019,” tulis @info_kejadian_masyarakat keterangan video.

Di kolom komentar, beberapa akun netize pro kontra dengan kejadian tersebut.

“Demi kita semua jii ituu pakk relakan mi waktu ta sebentar tersiksa dari pada tersiksa selamanya kii,” tulis @andi_*u*RI*3

“Menyuarakan aspirasi rakyat mantap tapi jangan juga kodong merepotkan pengguna jalan..lgsung sj ke kantor BPJS atau DPRD,” tulis 79clean*a*lik*ap*n.

“Saya dukung mahasiswa karna dia bela kepentingan masyarakat, hidup mahasiswa,” tulis @andi*ar*il.

“Kalau mengatasnamakan masyarakat, kenapa sebahagian msyarakat merasa terganggu dengan demo, toh masih banyak cara untuk menyuarakan suara. Kalau mau dukungan suara, buatlah masyarakat merasa nyaman, nah kalau masyarakt sendiri merasa terganggu, apa bisa kita dapat dukungan masyarakt,” tulis @ardy_d*h*o

Dalam video unggahan @info_kejadian_masyarakat, memperlihatkan seorang pria yang menyampaikan keresahannya kepada pihak kepolisian atas kemacetan yang terjadi di Jalan Sultan Alauddin Makassar.

Pria berkemeja hitam itu juga meminta kepada pihak kepolisian agar turun memberikan jalan karena membuat masyarakat resah.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Opini

Menghargai Bangsa Sendiri

BEBERAPA waktu lalu saya pernah menulis sebuah artikel dengan judul imagining Indonesia. Hal demikian saya tuliskan karena sebagai anak bangsa yang sudah sangat lama
Opini

Wiranto Diserang, Ninoy Diculik, Kita Diteror

DI Menes, Pandenglang, Banten, Menkopolhukam Wiranto di serang seorang tidak dikenal. Begitu turun dari mobil, Wiranto disambut Kapolsek disana. Tetiba, seorang lelaki membawa gunting
Opini

Tuana Tuha

INI bukan hoaks. Tanaman hutan Kalimantan ini jadi berita dunia: khasiatnya 10 kali lipat dari mariyuana.Di Amerika nama tanaman itu: Kratom.Di pedalaman Kaltim disebut
Opini

Libido Berkuasa

KITA pasti berfikir, ketika membaca judul di atas, berkaitan dengan politik. Tidak salah, namun bukan hanya dalam tataran politik.Hampir semua institusi, baik di pemerintahan,
Opini

Servant of The People

INILAH presiden yang tidak butuh wartawan. Bahkan tidak butuh media sama sekali.Namanya hanya terkenal di negaranya. Tiga bulan lalu.Kini ia terkenal ke seluruh dunia
Opini

Unhas Tak Lagi Miliki Guru Besar Sejarah

Prof Dr Rasyid Asba MA telah BerpulangAWAN mendung kembali menyelimuti atmosfer Universitas Hasanuddin (Unhas) Sabtu (5/10/2019) pagi. Duka cita ini beruntun saja merundung Kampus