Terkini.id — Video aksi sejumlah mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa beredar, terlibat perkelahian dengan anggota Satpol PP di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin 24 Juni 2019.
Meski demikian, pemicu kericuhan ini belum diketahui secara pasti.
Kapolsek Panakkukang, Kompol Fauzi Ananda Harahap yang dikonfirmasi membenarkan aksi unjuk rasa itu. Kata dia, hal itu terkait dengan PT Huady Nickel Alloy Kabupaten Bantaeng.
“Ada memang kejadian,” katanya.
Menurutnya, para pengunjuk rasa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Bantaeng Bersatu ini menuntut kejelasan analisis dampak lingkungan (Amdal) milik Smelter itu.
- Gubernur Andi Sudirman Beberkan Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 6,88 Persen Hasil Kerja Bersama
- Gubernur Sulsel Dorong Kabupaten/Kota Terapkan Sistem Manajemen Talenta Full bagi ASN
- Tri Tito Karnavian Puji Kepemimpinan Gubernur Sulsel dalam Sukseskan Program Zero Dose
- Gubernur Andi Sudirman: Calon Ketua PWI Sulsel Harus Tak Terikat Partai Politik
- Gubernur Sulsel Groundbreaking Jalan Sabbang-Tallang-Sae, Akses Menuju Seko Terus Dikebut
“Tuntunannya, mendesak lingkungan hidup Prov Sulawesi Selatan untuk menutup sementara Smelter yang dikelolah oleh PT Huady Nickel Alloy di Kabupaten Bantaeng,” terang Fauzi Ananda.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
