Terkini.id — Video aksi sejumlah mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa beredar, terlibat perkelahian dengan anggota Satpol PP di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin 24 Juni 2019.
Meski demikian, pemicu kericuhan ini belum diketahui secara pasti.
Kapolsek Panakkukang, Kompol Fauzi Ananda Harahap yang dikonfirmasi membenarkan aksi unjuk rasa itu. Kata dia, hal itu terkait dengan PT Huady Nickel Alloy Kabupaten Bantaeng.
“Ada memang kejadian,” katanya.
Menurutnya, para pengunjuk rasa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Bantaeng Bersatu ini menuntut kejelasan analisis dampak lingkungan (Amdal) milik Smelter itu.
- TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Perkuat Ketahanan Keluarga Melalui Program Keluarga Sehati di Luwu Timur
- Gubernur Sulsel Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Wilayah Sulsel
- Hadiri Sannipata Waisak 2026, Gubernur Andi Sudirman Apresiasi Kontribusi Permabudhi dalam Pembangunan Daerah
- Sulsel Kebagian 25 Sapi Kurban Presiden Prabowo, Gubernur Andi Sudirman: Akan Disalurkan ke Wilayah Prioritas
- Sulsel Jadi Provinsi Pertama Bentuk Komcad ASN, Wamenhan: Langkah Gubernur Andi Sudirman Patut Diapresiasi
“Tuntunannya, mendesak lingkungan hidup Prov Sulawesi Selatan untuk menutup sementara Smelter yang dikelolah oleh PT Huady Nickel Alloy di Kabupaten Bantaeng,” terang Fauzi Ananda.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
