Terkini.id — Video aksi sejumlah mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa beredar, terlibat perkelahian dengan anggota Satpol PP di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin 24 Juni 2019.
Meski demikian, pemicu kericuhan ini belum diketahui secara pasti.
Kapolsek Panakkukang, Kompol Fauzi Ananda Harahap yang dikonfirmasi membenarkan aksi unjuk rasa itu. Kata dia, hal itu terkait dengan PT Huady Nickel Alloy Kabupaten Bantaeng.
“Ada memang kejadian,” katanya.
Menurutnya, para pengunjuk rasa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Bantaeng Bersatu ini menuntut kejelasan analisis dampak lingkungan (Amdal) milik Smelter itu.
- Gubernur Sulsel Borong Miniatur Pinisi Karya UMKM Bulukumba di Pameran HUT Dekranas ke-46
- Dipusatkan di Ruas Bua-Rantepao, Gubernur Sulsel Groundbreaking MYP Paket 6 untuk 20 Ruas Jalan
- Program MYP Dipuji DPRD Sulsel, Fraksi Nasdem: Gubernur Sulsel Layak Disebut Bapak Pembangunan
- Jalan Lingkar Unhas Masuki Tahap Betonisasi, Gubernur Sulsel: Demi Kelancaran Mobilitas Warga
- TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Perkuat Ketahanan Keluarga Melalui Program Keluarga Sehati di Luwu Timur
“Tuntunannya, mendesak lingkungan hidup Prov Sulawesi Selatan untuk menutup sementara Smelter yang dikelolah oleh PT Huady Nickel Alloy di Kabupaten Bantaeng,” terang Fauzi Ananda.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
