Terkini.id, Makassar – Alarm di Posko Siaga Covid-19 kembali berbunyi. Tanda ada jenasah yang harus dimakamkan sesuai protokol penanganan Covid-19.
Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel pun mengerahkan puluhan personel untuk mengamankan rumah sakit rujukan Covid-19.
Anggota Brimob yang bersiaga di Posko Internal Mako Brimob Pabaeng-baeng berlarian. Berbaris, kemudian berangkat untuk melakukan pengawalan.
Pengamanan oleh Brimob dilakukan setelah banyaknya pihak keluarga yang memaksa mengambil jenazah pasien dalam pengawasan atau PDP Covid-19.
Beberapa lokasi yang dilakukan pengamanan yaitu RSUD Labuang Baji, Rumah Sakit Islam Faisal, Rumah Sakit Pelamonia Makassar, Rumah Sakit Akademis Jaury, RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo, dan Rumah Sakit Universitas Hasanuddin.
- Beredar Seruan Aksi Dukungan untuk JK,KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri
- Gelar Aksi Ujuk Rasa, NasDem Sulsel Tolak Narasi Pemberitaan yang Dinilai Menyesatkan
- Macawa Fest 2026 Tawarkan Pengalaman Event Berstandar Global
- Syuting di Makassar, "Akal Imitasi" Tampilkan Kritik terhadap Teknologi Pendidikan
- Santomo Hadirkan Layanan GoMolis, Solusi Motor Listrik untuk Ojol di Makassar dan Surabaya
Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulsel AKBP Darminto menyampaikan upaya tersebut dilakukan sebagai implementasi dari program Bhakti Brimob Untuk Masyarakat.
Agar personel Polri khususnya Brimob mampu menekan dan meredam tingginya penyebaran Covid-19.
“Yang dilakukan anggota maupun Tim Gugus Tugas Covid-19 di Kota Makassar demi kebaikan bersama. Agar penularan tidak terjadi masif dan kurva terus turun,” pungkas Darminto, Kamis 9 Juli 2020.
Darminto menegaskan personel yang terlibat pengamanan ditekankan untuk mengedepankan upaya-upaya pre-emtif dan preventif.
Dengan sikap yang humanis dalam pelaksanaan tugasnya, namun bilamana upaya tersebut tidak diindahkan, Brimob bisa melakukan tindakan tegas terukur.
“Saya perintahkan personel untuk segera melaporkan guna dilakukan tindakan-tindakan hukum yang sesuai dengan aturan,” tegas Darminto.
Anggota juga dibekali dengan tameng untuk menghalau massa ataupun keluarga yang ingin mengambil paksa.
Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Anis menyampaikan kegiatan pengamanan tersebut dilaksanakan sesuai dengan instruksi langsung Kapolri Jenderal Idham Azis melalui Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe.
Untuk melaksanakan pengamanan di rumah sakit rujukan yang menangani pasien Covid-19.
“Salah satu program dari Bhakti Brimob yang bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada tenaga medis,” ucap Anis.
Anis berpesan untuk para personel yang bertugas agar tetap memperhatikan keselamatan dirinya dan lakukan tugas sesuai dengan SOP. Serta menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
