Terkini, Jeneponto – Salah seorang alumni Poltekkes Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Makassar, Jusnaeni meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas di jalan Daeng Tata, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 14 Juni 2024.
Dalam video yang beredar, Jusnaeni mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi DD 3675 KV, diduga korban dilindas dengan mobi truk molen.
Sesuai informasi yang beredar, korban merupakan warga Bumbungloe, Desa Bontolebang, Kecamatan kelara, Kabupaten Jeneponto.
“Disambar dengan mobil molen katanya, kemudian terlindas dengan ban belakang mobil molen yang sambar,” kata salah seorang keluarga korban yang enggang disebut namanya.
Menurutnya, korban sempat di larikan ke rumah sakit Bhayangkara, di jalan Andi Mappaodang No.63, Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.
- Wali Kota Makassar Dukung Penuh Delegasi Paskibraka Menuju Seleksi Nasional 2026
- Gubernur Sulsel Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Wilayah Sulsel
- Laba Tumbuh 32 Persen, PT Vale Lanjutkan Transformasi sebagai Perusahaan Mineral Berkelanjutan
- Komisi IX DPR RI Himpun Masukan RUU Ketenagakerjaan di Sulteng, BPJS Tekankan Perlindungan Pekerja
- Dukung SDGs dan Pelestarian Lingkungan, PNM Tanam 29.000 Pohon Secara Nasional
“Korban sekarang sementara di rawat di rumah sakit Bhayangkara, rencananya akan di rujuk ke rumah sakit umum Wahidin Sudirohusodo jalan Perintis Kemerdekaan No.Km.11, Tamalanrea Jaya, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar,” ungkapnya.
Berselang beberapa menit kemudian, kabar duka atas meninggalnya Jusnaeni beredar di beberapa grup whatsapp.
“Innalilahi wa innailaihi rojiun, telah berpulang ke Rahmatullah Jusnaeni Binti Saing Daeng Ngitung,” Kata salah seorang anggota Grup Whatsapp KRT_NEWS.
Almarhumah Jusnaeni merupakan putri pasangan Saing Daeng Ngitung dan Rosmawati Daeng Kanang.
Rosmawati Daeng Kanang merupakan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Kelara yang terletak di kampung Bumbungloe, Desa Bontolebang, Kecamatan kelara, Kabupaten Jeneponto.
“Jenazah ananda almarhumah sementara masih di urus kepulangannya ke kampung halaman di Bumbungloe di rumah sakit Bhayangkara Makassar, semoga Allah mengampuni dosa dosanya, menerima segala pahala ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan untuk menerima segala ketetapanNya,” terangnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
