Terkini.id, Internasional – Sejumlah anak-anak Afganistan tergeletak bersimbah darah di ruas-ruas jalan di dekat Bandara Kabul.
Usut punya usut, kondisi mereka seperti itu lantaran dipukul dan dicambuk Taliban ketika mencoba melarikan diri dari negara tersebut.
Adapun pemandangan tak manusiawi itu terekam dalam sejumlah potret hasil jepretan seorang jurnalis koresponden Los Angeles Times yang sedang berada di Afghanistan, yakni Marcus Yam.
Dilansir terkini.id dari telisik pada Sabtu, 21 Agustus 2021, dalam salah satu foto, terlihat seorang bapak menggendong satu anak yang kepalanya bersimbah darah.
Seorang bocah lainnya melihat anak itu sembari menangis dengan pakaian yang juga sudah penuh bercak darah.
- Gawat! Minta Pengakuan Dunia, Taliban Ancam Hal Mengerikan Ini Jikalau Tak Dituruti
- Demi 'Mengganjal' Perut di Tengah Krisis, Penduduk Afganistan Nekat Jual Anak Perempuan hingga Balita
- Atasi Kelaparan di Afghanistan, PBB Butuh Dana Rp3,1 Triliun Per Bulan
- Sejak Taliban Berkuasa, Sudah Ada 4 Bom Bunuh Diri di Afghanistan
- Kabur karena Takut Dipenggal Taliban, Gay Asal Afganistan Sembunyi di Ruang Bawah Tanah
Di depan mereka, tergeletak seorang perempuan berbaju hitam. Kepala perempuan itu juga sudah penuh dengan darah yang mengucur hingga ke pipi.
Dalam foto lain, masih terlihat pemandangan yang sama, tetapi dengan tambahan seorang bocah menangis sambil menatap ke arah dekat fotografer.
Tak hanya itu, dilansir Cnnindonesia, Yam juga mengabadikan sejumlah momen ketika warga Afghanistan berlarian menuju bandara di Kabul agar dapat segera dievakuasi.
Mereka ingin angkat kaki dari Afghanistan karena Taliban sudah memegang kendali sejak Minggu, 15 Agustus 2021.
Tak hanya mata, telinga para anak-anak itu juga sakit karena tembakan peluru anggota Taliban.
Menurut Yam, gerilyawan Taliban beberapa kali melepaskan tembakan yang mereka klaim untuk menjaga ketertiban.
Tak hanya lelaki dan anak kecil, Taliban juga memukuli para perempuan, bahkan yang sedang menggendong bayi.
Menanggapi hal tersebut, netizen pun ramai berkomentar mengeluarkan oponi mereka yang terlihat kesal dengan perlakuan Taliban.
“Lebih buruk dan sadis dari Korea Utara,” tanggap akun Adi Astika.
“Idola para kadrun ….kasar, sadis, bengis,” timpal akun Septi Dasha.
“Lebih kejam dari komunis,” imbuh akun Orgonite.
“Bukti lagi bahwa taliban harus di lenyapkan dari muka bumi ini biadab biadab biadab,” umpat akun Capten Ichwan Nyoma.
“pasti ini diblg propaganda barat,” tutur akun Gw Bilang Sih.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
