Anggota DPRD Jadi Penjamin Jenasah Pasien Covid-19, IDI Makassar: Itu Kesalahan Fatal

Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar dr Wachyudi Muchsin/ist

Terkini.id. Makassar – Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar dr Wachyudi Muchsin meminta kepolisian mengusut tuntas kasus anggota DPRD Kota Makassar yang menjadi penjamin jenasah pasien Covid-19.

Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PKS yang menjadi penjamin jenasah adalah Andi Hadi Ibrahim Baso.

Andi Hari diketahui juga masuk dalam tim Gugus Tugas bagian pemulasaran jenazah Covid-19 Makassar.

“Itu kesalahan fatal dan kami meminta kepolisian mengusut itu. Tidak seorang pun yang punya kekuasaan dan berhak untuk itu,” kata dia, Jumat, 3 Juli 2020.

Dia mengatakan setelah adanya pencopotan Dirut RSUD Daya Makaasar lantaran dinilai terjadi kesalahan administrasi. Seyogyanya, kata dia, anggota DPRD juga kena sanksi.

Menarik untuk Anda:

“Bukan hanya Dirut RSUD Daya karena ini memberi presenden buruk kepada masyarakat,” kata dia.

Apalagi, kata dia, berdasarkan pemeriksaan hasil Swab, jenazah pasien Covid-19 tersebut positif.

“Jangan sampai menjadi bencana karena kekonyolan,” sambungnya kemudian.

Di tengah pandemi seperti ini, Wachyudi mengingatkan, seharusnya semua pihak mengikuti prosedur dan imbauan pemerintah. Bukan justru membuat aturan baru.

“Dia menyalahi aturan, kami minta orang seperti ini diterbitkan,” pungkasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Bahas UMKM di Masa Pandemi, Makassar Digital Valley Gelar Communivation

Mantan Wakil Bupati Soppeng 2010-2015 Tutup Usia

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar