Terkini.id,Makassar – Suporter dari Maluku sekaligus Anggota DPRD Kota Tual Provinsi Maluku Ali Mardana mengatakan sangat kecewa berat dengan keputusan PSSI menunda pertandingan final leg kedua Piala Indonesia.
Pasalnya, dia datang jauh dari Maluku, Kota Tual dengan dua kali naik pesawat ke Makassar untuk menyaksikan pertandingan final tersebut. Ia menyayangkan keputusan sepihak PSSI menunda pertandingan dua jam sebelum laga dimulai.
“Karena tanggung jawab keamanan itu tanggung jawab aparat kepolisian dan TNI Polri. Jadi saya sangat menyayangkan keputusan sepihak PSSI,” tuturnya.
Ia menilai pembatalan tersebut sangat merugikan pecinta sepak bola di seluruh Indonesia.
“Dari final pertama di Jakarta saya juga hadir. Apalagi pihak keamanan sudah memberi jaminan maka PSSI tidak bisa mengambil langkah semacam itu,” ungkapnya.
- 14 Titik Demo di Makassar 27 Agustus, Ini Lokasi yang Perlu Diwaspadai Pengendara
- Tak Cuma Tanggap Darurat, Pemerintah Jamin Pemulihan Gempa NTT Berlanjut ke Rekonstruksi
- DPRD dan Pemprov Sulsel Batalkan Rencana Kenaikan Tarif BBNKB dan PBBKB
- Identitas Para Terduga Pelaku Karhutla di Luwu Timur Sudah Dikantongi Aparat, Motifnya untuk Buka Kebun
- Kebakaran Hanguskan 3 Rumah Di Balang Toa Jeneponto, Bupati Turun Langsung Ke Lokasi
Ia bercerita bahwa di Jakarta dirinya juga mengalami teror dengan disiram air dari Tribun Gelora Bung Karno. Namun, kata dia, semangat PSM tetap mengikuti pertandingan.
“Ini terindikasi ada permainan dari PSSI kepada Persija Jakarta supaya mereka bisa mendapatkan kemenangan tidak wajar,” terangnya.
Dia berpesan kepada PSSI bahwa ketika mengambil keputusan harus bijak, bukan keputusan merugikan pecinta sepak bola di Indonesia.
“Apalagi ini final piala Indonesia,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
