Terkini.id, Makassar – Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar Kasrudi meminta Aparat Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Makassar yang hendak pindah ke Pemprov Sulsel lebih baik ikut lelang jabatan lowong.
Menurutnya, ASN yang hendak pindah telah melakukan kecerobohan. Ia mengamati kepindahan tersebut lantaran ada ketakutan akan dicopot usai Moh Ramdhan “Danny” Pomanto dilantik.
“Itu artinya dia punya salah, kalau punya kinerja, atau program bagus coba tunjukkan. Harusnya tidak usah pindah lebih baik ikut lelang,” kata Kasrudi, Kamis, 18 Februari 2021.
Kendati Komisi A meminta menunda proses lelang tersebut, namun pemerintah kota tetap melanjutkan proses lelang tersebut. Sebab itu, Kasrudi mengatakan lebih baik ikut lelang daripada pindah.
Menurutnya, niat untuk pindah tersebut membuat Komisi A curiga. Karsudi menegaskan akan mendalami motif kepindahan tersebut. Pasalnya, ada sesuatu yang disembunyikan.
- Selain Dinas Perkimtan Gowa, Polisi Juga Usut Dugaan Korupsi Rehabilitasi Masjid Agung Syekh Yusuf
- Besok, DPRD Gowa Hadirkan Tiga Pakar Hukum Unhas untuk Menguji Objek Hak Angket
- Herman Kajang: Jangan Biarkan Nama Kajang Tercoreng oleh Ulah Segelintir Orang
- Tandai 51 Tahun Perjalanan, Sompo Insurance Gelar Festival Seni Budaya dan Kesehatan
- Living Lab Ekonomi Sirkular: Kemitraan Universitas Negeri Makassar dan TPS3R Karebosi Didukung oleh Program Bestari Saintek 2026
“Pasti kami akan cari apa alasannya pindah, apa motifnya, kami lihat ada yang disembunyikan,” tuturnya.
Sejumlah pihak menuding pemindahan ASN tersebut ditengarai motif politik. Pasalnya, pada Pemilu sebelumnya mendukung paslon tertentu. Kasrudi mengatakan usai Pilkada seharusnya ASN tersebut berbesar hati.
“Harusnya tidak ada lagi urusan politik, tidak bisa pakai alasan itu karena demokrasi harus ada yang kalah dan menang,” tuturnya.
Karsudi pun mengajak ASN yang hendak pindah tersebut untuk menggagalkan niatnya dan berfokus memberi pelayanan terbaik di Kota Makassar.
“Untuk memberikan pengabdian di masyarakat tidak perlu pindah,” kata dia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
