Terkini.id, Jakarta – Gerakan Anti Radikalisme alumni Institute Teknologi Bandung (GAR-ITB) mengatakan tidak akan mencabut laporan atas Din Syamsuddin yang telah masuk ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
Hal ini disampaikan oleh salah satu anggota GAR-ITB, Nelson Napitupulu ketika ditanya terkait desakan berbagi pihak untuk mencabut laporan terhadap Din Syamsuddin
“Saya kira tidak [mencabut]. Laporannya sudah masuk, sudah dilaporkan, mereka menerima,” kata Nelson Napitupulu pada Minggu malam, 14 Februari 2021. Seperti dilansir dari CNNIndonesia.com.
Nelson mengatakan bahwa GAR-ITB telah melaporkan Din Syamsuddin kepada KASN pada Oktober 2020 lalu.
Maka, menurutnya, keputusan lebih lanjut terkait laporan tersebut sudah ada di tangan KASN.
- Buku Bahasa Makassar Karya Prof Kembong Guru Besar FBS UNM, Resmi Diterbitkan Yudhistira
- 30.369 Peminat SNBT 2026, Plt Rektor UNM Ingatkan Waspada Joki dan Penipuan
- DPRD Makassar Soroti Pentingnya Akta Kematian dalam Validitas Data Pemilih
- Pendaftaran Pangkalan LPG 3 Kg Gratis, Pertamina Sulawesi Tegaskan Isu Berbayar Hoaks
- Ketua DPRD Sulsel Ikuti Retret Nasional, Asah Visi Kepemimpinan
“Ya ini bola ada di KASN. Silakan kemudian KASN yang menilai laporan kita. Sama seperti saya lapor ke polisi, biar polisi yang menilai laporan saya, apakah menindaklanjuti atau tak menindaklanjutinya,” ujar Nelson.
Seperti diketahui, berbagai pihak telah mengkritik hingga mengecam GAR ITB semenjak laporan atas Din Syamsuddin dengan dugaan radikal mencuat ke media.
Salah satu pihak yang memberikan reaksi keras yaitu Pimpinan pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah.
Muhammad Razikin, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Bagian Hukum dan HAM menuntut agar GAR-ITB meminta maaf serta mencabut laporan kepada Din Syamsuddin.
“Kami meminta secara tegas agar pihak GAR ITB segera mencabut laporannya dan meminta maaf kepada Prof Din Syamsudin,” ucap Razikin pada, Jumat malam, 12 Februari 2021 seperti dilansir dari JPNN.com.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
