Anggota Parlemen AS Muslim Dihina Koleganya, Disebut Pelaku Bom Bunuh Diri

Terkini.id, Jakarta- Anggota Parlemen Amerika Serikat (AS) dari kubu Partai Demokrat, Ilhan Omar mendapat perlakuan yang kurang mengenakkan dari sesama koleganya.

Melansir dari Okezone.com, pada Senin, 29 November 2021, koleganya dari Partai Republik, Lauren Boebert menggunakan istilah anti-Muslim dalam pertemuan dengan Omar di gedung Kongres AS.

Ilhan Omar pun meminta pada pimpinan DPR untuk menindaklanjuti tindakan yang dilakukan oleh Lauren Boebert, Anggota Parlemen Partai Republik tersebut.

Baca Juga: Nur Afifah Balqis Tersangka Kasus Suap Kader Demokrat, DS: Hebat,...

Omar menyatakan dalam laman akun Twitternya bahwa “Menyebut saya pelaku bom bunuh diri bukanlah sesuatu yang patut ditertawakan,” jelasnya.

Dilansir dari laman akun Twitter PatriotTakes, terdapat sebuah video yang diunggah pada akun tersebut. Dimana, Boebert dan seorang staff tengah berada di dalam lift bersama Omar dan menoleh ke arah Omar berdiri.

Baca Juga: Terjaring OTT KPK, Demokrat Prihatin Terhadap Kadernya Bupati Penajam Paser...

Boebert berujar “Ya… Dia tidak membawa tas ransel. Harusnya kita aman-aman saja”.

Dewan Hubungan Amerika-Islam menyebut sindiran Boebert soal tas ransel tersebut merupakan “kampanye kotor Islamofobia bahwa semua Muslim itu teroris,”. Begitupun halnya degan istilah “squad jihad” yang dia lontarkan.

Ilhan Omar bersama koleganya, Anggota Parlemen AS dari kubu Demokrat lain, seperti Alexandria Ocasio-Cortez, Ayanna Pressley dan Rashida Tlaib, merujuk diri mereka dengan panggilan “squad“.

Baca Juga: Terjaring OTT KPK, Demokrat Prihatin Terhadap Kadernya Bupati Penajam Paser...

Omar mendesak Pelosi dan pemimpin Minoritas Kubu Republik DPR AS untuk mendisiplinkan Boebert. Dia juga menambahkan bahwa “Ini bukan saja membahayakan nyawa saya, tapi nyawa semua umat Muslim. Kefanatikan anti-Muslim tidak dapat diterima di Kongres,” (dikutip dari Okezone.com).

Dikutip dari laman akun Twitter pribadinya, pada Jum’at, 26 November 2021, Boebert menulis “Saya memohon maaf pada seluruh masyarakat Muslim yang tersinggung dengan komentar saya tentang Anggota Kongres, Omar,” jelasnya.

Lauren Boebert menambahkan bahwa “Saya telah menghubungi kantornya untuk berbicara dengannya secara langsung. Ada banyak perbedaan kebijakan yang harus fokus diurus tanpa gangguan yang tidak perlu ini,” ungkap Boebert.

Bagikan