Anies-AHY Berpotensi Kalahkan Ganjar-Erick Thohir, Syahrial: ‘Parpol Mana Yang Akan Gendong Anies’

Terkini.id, Jakarta – Berdasarkan hasil Riset yang dirilis pada Kamis, 19 Mei 2022, dapat diprediksikan pasangan calon Pilpres 2024 yaitu Anies Baswedan dengan Agus Harimurti Yudhotono (AHY) mampu memenangkan Pilpres 2024.  

Terbukti dari elektabilitas Anies-AHY lebih bagus dibandingkan elektabilitas Ganjar Pranowo-Erick Thohir. Survei Indo Riset memberikan keterangan jumlah skor potensi kemenangan dari tiap pasangan.  

“Anies-AHY memperoleh suara 47,7 persen, berpotensi mengalahkan pasangan Ganjar Pranowo – Erick Thohir 39,6 persen, andaikan pemilu presiden dilaksanakan pada saat ini,” dilansir dari liputan6.com pada Sabtu, 28 Mei 2022

Baca Juga: Analisa Duet Anies-AHY, Refly Harun: Sepertinya Sudah Okey

Survei yang sudah berlangsung sejak tanggal 11 sampai 17 April itu menggunakan 1.096 responden dari tiap provinsi yang ditetapkan berdasarkan multi-stage random sampling.    

Margin of error dari survei ini 2,96 persen dengan tingkat kepercayaan 95%. Indo Riset adalah anggota Persepi.

Baca Juga: Adanya Potensi Perpecahan Anies-Prabowo, Hendri Satrio: ‘Prabowo Harus Turun dari...

Hasil survei menyebutkan bila elektabilitas Anies Baswedan maupun AHY secara personal berada dalam posisi lima besar.

Hasil survei tersebut menghasilkan 3 kriteria utama untuk calon pemilih pada Pilpres 2024 yaitu juur, merakyat, dan tegas. Bahkan posisi elektabilitas partai Demokrat menduduki posisi keempat dengan 10,9 persen.  

Ini setelah PDI-P (24 persen), Gerindra (13 persen), dan PKB (12 persen). Menyusul dibawah PD adalah Partai Golkar (9,9 persen) dan PKS (7,5 persen) dan Nasdem (4,3 persen).

Baca Juga: Adanya Potensi Perpecahan Anies-Prabowo, Hendri Satrio: ‘Prabowo Harus Turun dari...

“Dari 15 parpol yang disurvei, diperkirakan hanya enam parpol ini yang lolos ambang batas parlemen (parliamentary treshold) 4 persen,” hasil survei.

Sisanya diperkirakan tidak lolos, termasuk rekan Golkar dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yaitu PPP (3,7 persen) dan PAN (2 persen).

Parpol non parlemen seperti Perindo memperoleh elektabilitas 2,1 persen, Hanura 0,5 persen dan PSI maupun PBB masing-masing 0,3 persen.

“Parpol baru seperti Partai Ummat diperkirakan memperoleh elektabilitas 0,2 persen,” demikian bunyi survei.

Syahrial Nasution selaku Deputi Badan Penelitian dan Pengembangan DPP Partai Demokrat mengungkapkan terkait pihaknya yang tidak bisa menyepelekan suara publik yang menduetkan AHY dengan Anies Baswedan dalam Pilpres 2024.

“Karena beliau pengendali Partai Demokrat. Kita (Demokrat) masih menunggu Parpol mana yang akan menggendong Anies?,” ucap Syahrial melalui akun media sosialnya, pada Minggu, 8 Mei 2022

Syahrial menambahkan, ada strategi yang harus dijalankan jika ada parpol berani mendeklarasikan Anies atau Ganjar. Sebab, dalam waktu dekat keduanya akan lengser sebagai kepala daerah dan kehilangan kewenangannya sebagai pejabat publik.

“Sebagai capres, sebelum berakhir jabatan gubernur, menjelang akhir tahun ini. Mungkin, eksistensi elektabilitasnya bisa diprediksi bertahan atau makin naik. Muncul pertanyaan, parpol apa yang berani melakukan?,” tanya Syahrial.

Bagikan