Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Ferdinand Hutahaean atau FH menanggapi pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengklaim telah berhasil menciptakan ratusan ribu pengusaha lewat program Jakpreneur.
FH lewat cuitannya di Twitter, Selasa 26 Oktober 2021, menilai ratusan ribu pengusaha yang diklaim Anies Baswedan itu mungkin hanya baru terdaftar di program Jakpreneur namun belum menjadi pengusaha.
Klaim terkait program Jakpreneur tersebut awalmya disampaikan Anies lewat kicauannya di Twitter baru-baru ini.
Dalam narasi cuitannya, Anies mengucap syukur lantaran janjinya menciptakan 200 ribu wirausaha baru telah terpenuhi bahkan terlampaui.
Hal itu, menurut mantan Mendikbud RI tersebut, dipastikan berdasarkan data peserta program Jakpreneur yang mencapai angka 281.812 orang.
- Gerakan Rakyat Sulsel Bela Kritik Anies, Asri Tadda: Optimisme Harus Dibangun di Atas Kejujuran
- Ahok Tanggapi PDIP Usung Anies di Pilgub DKI Jakarta
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Anies Baswedan Sebut Kabar Dirinya Maju di Pilgub Hanya Pengalihan Isu
“Alhamdulillah, janji kerja 200.000 wirausaha baru telah tercapai, bahkan terlampaui, berdasarkan data per 21 Oktober 2021, terdapat 281.812 peserta program Jakpreneur,” cuit Anies Baswedan.
Menanggapi kicauan Anies tersebut, Ferdinand Hutahaean pun menilai data yang diklaim Anies terkait pertumbuhan wirausaha di DKI Jakarta tersebut kontradiksi dengan angka kemiskinan dan pengangguran di Ibu Kota yang menurutnya malah semakin bertambah banyak.
“Data yang ada di Jakarta menunjukkan angka kemiskinan bertambah sangat banyak. Angka pengangguran juga bertambah banyak,” ujar FH.
Secara logika, menurut FH, apabila pengusaha lewat program Jakpreneur memang benar bertambah menjadi 281.812 orang maka seharusnya angka pengangguran tidak akan bertambah.
“Logikanya, kalau Jakpreuner benar bertambah 281.812 orang, maka angka pengangguran tak akan bertambah,” jelasnya.
Maka dari itu, Ferdinand pun menilai angka wirausaha yang diklaim Anies Baswedan itu kemungkinan hanyalah jumlah peserta yang terdaftar di program Jakpreneur namun belum menjadi pengusaha.
“Mungkin HANYA TERDAFTAR, tapi belum jadi enterpreneur yang aktif,” kata Ferdinand Hutahaean.
Selain itu, FG juga menilai pernyataan Anies Baswedan yang mengaku berhasil menciptakan ratusan ribu pengusaha tersebut hanya klaim semata lantaran jumlah warga miskin dan pengangguran di Jakarta malah menunjukan peningkatan.
“Jangan percaya aniesbaswedan soal Jakpreuner. Cuma klaim semata krn data menunjukkan di Jakarta Jumlah Pengangguran dan jumlah orang miskin meningkat. Saya duga yang daftar mmg banyak ratusan ribu orang karena ingin punya pekerjaan. Tapi yang jadi enterpreuner paling 0,26% seperti Rumah DP 0%,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
