Terkini.id, Jakarta – Ferdinand Hutahaean menyindir Anies Baswesan, Guberbur DKI Jakarta yang mengatakan akan menjamin demokrasi di wilayah pimpinannya.
Ferdinand mengungkit bahwa Anies merupakan Gubernur yang dipilih dari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang tak patut disebut demokratis.
Maka, ia mempertanyakan bagaimana Anies dapat menjamin demokrasi jika ia sendiri adalah produk Pilkada tidak demokratis.
“Hahahaha makin lucu kau Nies, Demokrasi apa yang kau jamin? Kau belum sadar kalau kau jadi Gubernur itu adalah hasil sebuah pilkada yang brutal yang tak patut disebut sebagai sebuah demokrasi?” cuit @FerdinandHaean3 pada Minggu, 11 April 2021.

Sebelumnya, Anies Baswedan mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan terus menjamin iklim demokrasi dan kesetaraan agar tetap hidup melalui impelementasi kebijakan.
- Ahok Tanggapi PDIP Usung Anies di Pilgub DKI Jakarta
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Anies Baswedan Sebut Kabar Dirinya Maju di Pilgub Hanya Pengalihan Isu
- Cek Fakta: Benarkah Relawan Anies Baswedan Temukan Kotak Suara Tak Tersegel di Kota Makassar?
“Tugas kami di Jakarta adalah memastikan agar ini berjalan terus, sehingga kita dapat menjaga agar iklim demokrasi dan iklim kesetaraan tetap hidup, dengan kebijakan-kebijakan yang kami implementasikan” kata Anies, Sabtu, 10 April 2021, dilansir dari Republika.
Menurut Anies, wujud dari upaya merawat demokrasi bisa dilihat dari upaya Pemprov DKI dalam menghadirkan ruang publik yang setara.
Ia mencontohkan pembangunan transportasi umum dan taman yang menurutnya dapat menumbuhkan perasaan setara bagi seluruh warga.
Anies menilai bahwa hal tersebut akhirnya akan berdampak pada tumbuhnya kota yang demokratis.
“Kita melihat transportasi tidak sebagai alat pemindah badan, tetapi alat penumbuh kesetaraan. Tidak ada umum dan VIP. Semua mendapatkan fasilitas yang nyaman tanpa memandang latar belakang,” kata Anies.
“Begitu juga pada taman, semua orang dengan strata ekonomi maupun sosial dapat berkumpul di sana tanpa ada sekat,” tambahnya.
Anies menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan ‘Mimbar Demokrasi dan Kebangsaan Seri Ketiga’ dengan tema ‘Melampaui Demokrasi Kita Hari Ini’ yang diselenggarakan Fraksi PKS DPR RI.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Fraksi PKS DPR, Jazuli Juwaini mengatakan tema tersebut sengaja diangkat dalam Mimbar Demokrasi ke-3 untuk mendapatkan perspektif yang jernih, reflektif, dan konstruktif terkait bagaimana mewujudkan demokrasi yang subtantif.
“Perlu komitmen kuat seluruh elemen bangsa untuk mewujudkan demokrasi Pancasila yang subtantif, yaitu demokrasi yang menghasilkan kesejahteraan rakyat berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945,” ujar Jazuli.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
