Ungkit Formula E yang Hamburkan Duit Ratusan Miliar, Ferdinand Sebut Anies Nggak Becus

Terkini.id, Jakarta –  Mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean kembali menyerang Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terkait kinerjanya. Tidak tanggung-tanggung, Ferdinand menilai Anies nggak becus urus Jakarta.

Selain menyinggung masalah banjir, polusi, Ferdinand paling keras soal uang yang dihamburkan untuk penyelenggarakan Formula E di Ibu Kota. 

Menurut Ferdinand, musim 2020 ajang balap mobil listrik itu batal terlaksana, sementara setoran ikat janji atau commitment fee sudah telanjur disetorkan.

Lewat Twitter pribadinya, Ferdinand Hutahaean menilai ada penyelewengan dana yang disebut-sebut mencapai Rp560 miliaran tersebut. Ia pun bertanya-tanya, sebenarnya ini kompetisi balap mobil atau balapan korupsi?

Mungkin Anda menyukai ini:

“Jadi sebetulnya balapan Formula E ini balapan mobil listrik atau balapan korupsi?” cuitnya, dikutip Selasa 26 Januari 2021 via 100kpj.

Baca Juga: Yahya Waloni Diusir Saat Ceramah, Ferdinand Hutahaean: Itu Sangat Terhina

Lebih jauh, Ferdinand menuding, sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tidak menjalankan fungsinya dengan baik. Bahkan, menurutnya, kegagalan Anies mengurus Formula E merupakan bukti ketidakmampuan dia mengemban amanah sebagai pimpinan Ibu Kota.

“Ngurus Jakarta enggak becus, masalah kota tak satupun yang diurus dan selesai,” urainya.

“Ditambah lagi Formula E yang gelap gulita ini membuang uang rakyat, memperkaya pihak lain. Korup!” sambung dia.

Anies Baswedan dan Formula E

Baca Juga: Sindir Ibu Felicia Soal Kaesang, Ferdinand Hutahaean: Tak Perlu Ortu...

Untuk diketahui, sebelumnya DKI Jakarta dijadwalkan menggelar Formula E pada pertengahan tahun lalu. Namun, kehadiran pandemi COVID-19 membuat segalanya batal.

Pemprov DKI sendiri telah menyetor commitment fee penyelenggaraan Formula E tahun 2020 dan 2021 sebesar Rp560 miliar. Rinciannya, Rp360 miliar dibayarkan pada Desember 2019 untuk commitment fee Formula E tahun 2020, dan Rp200 miliar untuk Formula E tahun 2021.

Berkenaan dengan itu, PT Jakarta Propertindo atau Jakpro sebagai penyelenggara memastikan, commitment fee yang telah disetorkan ke Formula E Operations (FEO) sebagai promotor dan pemegang lisensi ABB FIA Formula E tidak akan hangus. Sehingga, publik diminta tak perlu khawatir.

Bagikan