Terkini.id, Jakarta – Aksi Giring Ganesha melakukan sidak terhadap lokasi Formula E dinilai sebagai aksi orang yang kurang kerjaan. Hal itu disampaikan oleh Gubernur DKI Anies Baswedan melalui kanal YouTube Total Politik pada Kamis 20 Januari 2022.
“Ya, kasihan juga waktunya longgar betul, sehingga kalau kita-kita yang agak sibuk ini enggak cukup waktunya untuk keliling-keliling enggak perlu,” ujar Anies Baswedan.
Meski begitu, Anies enggan menanggapi kritik dari Giring. Saat itu, Giring sempat mendatangi Formula E di Ancol dan mengkritik masalah pembangunan sirkuit yang belum dimulai.
Selain itu, Giring juga meragukan bahwa pengerjaan sirkuit Formula E dapat rampung sebelum gelaran tersebut terlaksana pada Juni 2022.
Dalam kunjungannya, Giring hanya melihat tanah kosong dan lahan berlumpur. Ia bahkan tak melihat ada pekerja yang sedang membangun sirkuit.
- Ahok Tanggapi PDIP Usung Anies di Pilgub DKI Jakarta
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Anies Baswedan Sebut Kabar Dirinya Maju di Pilgub Hanya Pengalihan Isu
- Cek Fakta: Benarkah Relawan Anies Baswedan Temukan Kotak Suara Tak Tersegel di Kota Makassar?
“Saya enggak usah komentar dah yang itu,” ujar Anies dikutip dari Cnnindonesia.com pada Kamis 20 Januari 2022.
Dalam video itu, Anies juga menepis anggapan bahwa Formula e dipaksakan untuk terlaksana. Ia menegaskan, Formula E memang harus dilaksanakan karena tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD 2020.
“Saya sampaikan di sini bahwa Formula E itu ditetapkan anggarannya lewat Perda APBD, di situ sudah ditetapkan sebagai program karena itu kemudian dilaksanakan,” ujar Anies.
“Karenanya, ketika dipertanyakan ‘kenapa ini dipaksakan?’ bukan dipaksakan, ini adalah peraturan daerah, sudah ditetapkan oleh perda dan tugasnya gubernur melaksanakan semua ketentuan perundangan, termasuk perda, dan perda itu ada tentang Formula E. Itu saya lakukan,” kata Anies.
Anies juga menjawab kritik terkait biaya Formula E lebih baik digunakan untuk penanganan pandemi virus Corona.
Ia menegaskan bahwa tidak ada dana untuk penanganan pandemi yang digunakan untuk penyelenggaraan ajang balap mobil listrik itu. Menurut dia, biaya yang dikeluarkan DKI untuk Formula E sudah dibayarkan lebih dulu sebelum pandemi.
“Kan udah dibayar sebelum pandemi. Selesai. Jadi kalau ada yang bilang, ini kan masa pandemi, kenapa uangnya dikeluarin? Uangnya sudah dikeluarin sebelum pandemi,” tambah Anies.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
