Terkini, Makassar — Kasus pesawat terbakar bagaikan mimpi buruk bagi para penumpang dan awak pesawat. Kejadian ini tak hanya menimbulkan kerusakan fisik dan materi, tetapi juga trauma mendalam bagi mereka yang mengalaminya.
Memahami penyebab di balik insiden terbakarnya pesawat menjadi langkah penting untuk meningkatkan keselamatan penerbangan. Berikut 6 kasus pesawat terbakar beserta penyebabnya:
1. Garuda Indonesia GA 1105 (15 Mei 2024)
Kasus: Mesin pesawat Garuda Indonesia GA 1105 yang membawa 450 jemaah haji asal Sulawesi Selatan mengeluarkan percikan api sesaat setelah lepas landas dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Pesawat berhasil mendarat darurat dengan selamat.
Diduga Penyebab: Gangguan teknis pada mesin pesawat.
- Gubernur Andi Sudirman: Calon Ketua PWI Sulsel Harus Tak Terikat Partai Politik
- PT Vale Gelar Service Excellence Improvement Program untuk Mutu Layanan Kesehatan Masyarakat Morowali
- Rakor ATR/BPN dan KPK, Pemkot Makassar Perkuat Tata Kelola Aset
- A'bulosibatang Dalam Irama, TP PKK Berbagi Kebahagiaan Meriahkan HUT Jeneponto Ke-163
- Bandara Sultan Hasanuddin Gelar Forum Riset, Dorong Kolaborasi Penta Helix
2. Lion Air JT 610 (29 Oktober 2018)
Kasus: Pesawat Lion Air JT 610 jatuh di Laut Jawa sesaat setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, menewaskan seluruh penumpang dan awak pesawat.
Penyebab: Kegagalan sensor MCAS (Maneuvering Characteristics Augmentation System) yang memberikan informasi ketinggian yang salah, sehingga pilot menerima instruksi yang keliru dan memicu manuver hidung pesawat turun drastis.
3. Sriwijaya Air SJ 182 (9 Januari 2021)
Kasus: Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 jatuh di Kepulauan Seribu, Jakarta, menewaskan seluruh penumpang dan awak pesawat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
