Arum Spink Maknai Idul Adha sebagai Momentum Melakukan Perenungan

Anggota DPRD Propinsi Sulawesi Selatan yang juga salah satu bakal calon yang akan meramaikan Pilkada Bulukumba 2020 mendatang, Arum Spink.

Terkini.id,Makassar – Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia merayakan hari raya Idul Adha atau yang disebut Lebaran Haji atau juga hari raya kurban. Anggota DPRD Propinsi Sulawesi Selatan yang juga salah satu bakal calon yang akan meramaikan Pilkada Bulukumba 2020 mendatang, Arum Spink punya makna sendiri.

Menurut anggota DPRD dari fraksi Partai Nasdem ini, Idul Adha,  idul kurban yang juga diidentikkan ritual haji sesungguhnya adalah momentum untuk melakukan perenungan. Tidak saja sebagai personal tapi mestinya juga komunal hingga berbangsa.

“Puncak pelaksanaan Haji adalah wukuf di Arafah. Makna Arafah esensinya adalah kembali menemu kenali jati diri sebagai hamba yang punya kewajiban untuk taat kepada seluruh perintah Allah,” ujarnya saat dihubungi redaksi TERKINI.ID.

Masih kata anggota DPRD yang berasal dari Dapil V (Bulukumba dan Sinjai) ini mengatakan tata cara ketaatan itu,  ditunjukkan dan dicontohkan oleh manusia Agung Nabi Ibrahim Alaihi Salam yang tidak saja tunduk terhadap apapun perintah Allah tapi juga ikhlas dan sabar dalam melaksanakannya. Pula bagaimana Nabi Ismail mencontohkan bagaimana ikhlas dan kesabaran ditunjukkan.

“Kurban tidak hanya berhenti pada ritualnya saja, tetapi pengorbanan itu berada pada Maqam yang lebih tinggi jika yang dikurbankan itu adalah sesuatu yang bernilai dan amat dicintai,” terangnya.

Siapa yang rela menyembelih anaknya sendiri? Kata Arum tak ada yang mau, tapi jika itu perintah Allah,  maka Sami’na wa ata’na. Begitulah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mencontohkan.

“Dalam berbangsa pun demikian. Wujud pengorbanan ke bangsa ini adalah memberikan yang terbaik sebagai bakti,” tutupnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini