4. Mengembangkan Kebiasaan Positif
Membentuk kebiasaan berkendara yang aman, seperti memeriksa kendaraan sebelum digunakan, menjaga jarak aman, dan menghindari perilaku berkendara yang berbahaya.
5. Memupuk Kepedulian Sosial
Mendorong masyarakat untuk menjadi duta keselamatan berkendara di lingkungan mereka, sehingga mereka bisa memberi pengaruh positif bagi teman-teman dan keluarga.
“Program ini biasanya dikemas secara menarik melalui simulasi, pelatihan praktik, dan penyuluhan teori agar mudah dipahami dan diterapkan karyawan perusahaan,” ujar Habib.

- IKATSI Unhas dan BKS PII Teken MoU Kerjasama, Perkuat Sinergi Alumni dan Organisasi Profesi
- Telkomsel dan Erajaya Luncurkan Program Super Brand Day di Makassar, Sediakan Paket Bundling
- Korban Kebakaran di Makassar Dapat Voucher Rp500 Ribu dari LAZ Hadji Kalla
- Wali Kota Munafri Lantik 369 Kepala Sekolah di Makassar, Tegaskan SPMB 2026 Harus Bersih
- 5 Tips Menempatkan Pengharum Mobil agar Aromanya Lebih Merata
Lebih lanjut, Habib menyampaikan sejumlah harapan dari pihaknya terkait program safety riding Honda bagi karyawan perusahaan tersebut, diantaranya:
1. Menciptakan Generasi Pengendara yang Berbudaya Keselamatan
Membentuk generasi yang menjadikan keselamatan berkendara sebagai prioritas utama dalam aktivitas sehari-hari di jalan raya.
2. Mengurangi Angka Kecelakaan Lalu Lintas
Dengan meningkatkan kesadaran dan keterampilan berkendara, diharapkan jumlah kecelakaan yang melibatkan remaja dapat berkurang secara signifikan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
