Terkini.id, Jakarta – Ahmad Syaikhu selaku Presiden PKS mengatakan bahwa Presiden Jokowi akan mewariskan utang sebanyak Rp7 ribu triliun selama 10 tahun memimpin.
Ya, sebesar itulah utang yang akan diwariskan Jokowi berdasarkan analisa dari Ahmad Syaikhu berdasarkan data saat ini.
Ia mengurai, utang pemerintah per September 2021 ini telah mencapai angka Rp6.711 triliun, angka yang sangat besar!
Para ahli ekonomi memperkirakan bahwa Jokowi akan mewariskan utang negara hingga mencapai angka Rp10 ribu triliun di akhir tahun 2024 nanti.
“Artinya, dalam 10 tahun pemerintahan Jokowi akan mewariskan tambahan utang negara lebih dari 7 ribu triliun,” ungkap Syaikhu.
Syaikhu menyampaikan hal tersebut dalam sebuah Pidato Kebangsaan Akhir Tahun 2021 yang disiarkan langsung oleh PKSTV pada Kamis, 30 Desember 2021 malam, seperti melansir gelora.
“Siapa pun Pemimpin yang akan terpilih nanti di 2024, maka mereka akan mewarisi beban utang yang begitu besar,” ujarnya.
“Utang negara yang besar tersebut akan menjadi penghambat bagi proses pembangunan nasional di masa yang akan datang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Syaikhu menegaskan, BPK dalam laporannya telah memperingatkan berulang kali bahwa kondisi utang negara sangat rentan karena melampaui seluruh standar yang ditetapkan lembaga-lembaga keuangan internasional.
Adapun risiko keuangan negara semakin rawan jika ada gejolak krisis ekonomi yang menimpa Indonesia. Maka APBN sebagai bantalan fiskal akan menjadi rapuh dan lemah.
“Ini menimbulkan isu ketidakadilan fiskal. Generasi terdahulu yang berhutang namun yang membayar dan memikul bebannya adalah generasi muda di masa akan datang,” tegas Syaikhu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
