Masuk

Astaga! Rakyat Disebut Akan Semakin Menderita, Harga Daging Sapi Tembus di Angka Segini

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Demokrat, Abdullah Rasyid menyebut bahwa rakyat akan semakin menderita lantaran banyaknya harga sembako yang naik.

Abdullah Rasyid memberikan pernyataan itu melalui akun Twitter pribadinya pada Rabu, 23 Februari 2022, seperti dilihat terkini.id.

Dalam narasinya, Abdullah mengatakan bahwa janji Jokowi itu benar, bahwa harga-harga di pasar akan terus meroket.

Baca Juga: Sindir Keras Ahok, Elite Demokrat: Orang Ini Gede Bacot dan Ta*k

Ia menyebut beberapa harga yang belakangan ini naik, termasuk harga sembako dan harga daging sapi.

Benar janji Jokowi, harga-harga terus meroket!” ujar pengurus DPP Demokrat itu.

“Setelah minyak goreng yg mahal dan langka, disusul harga Kedelai yg tinggi, kini giliran daging sapi,” jelasnya.

Baca Juga: Singgung Prabowo Subianto Klaim Kemiskinan Jadi Lahan Subur Radikalisme, Demokrat: Ikan Busuk Dari Kepalanya

“Oya sebelumnya harga sembako juga sudah naik lebih dulu! Bertambah terus penderitaan Rakyat,” terangnya.

Abdullah menuliskan cuitannya sembari menanggapi pemberitaan soal harga daging sapi tembus di angka Rp160 ribu per kilo.

Dilansir CNN, atas kenaikan harga tersebut, para pedagang daging sapi akan melakukan aksi mogok berjualan selama lima hari, dimulai pada Senin, 28 Februari 2022.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Jaringan Pemotongan dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI).

Ia menegaskan bahwa pedagang akan melakukan aksi mogok berjualan dimulai pada Senin, 28 Februari-4 Maret 2022 mendatang.

“Aksi libur akan dilakukan mulai Senin, 28 Februari-4 Maret 2022,” jelasnya.

Adapun menurut Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri mengatakan bahwa para pedagang memang mengeluhkan harga yang melambung.

“Jadi beberapa teman pedagang mengaku bahwa enggak kuat dengan harga yang cukup tinggi,” tuturnya.