Atas Nama Cinta, PSI Dukung Jokowi Tiga Periode, Ernest Prakasa: Nah Gitu Bagus, Jadi Penjilat yang Baik!

Atas Nama Cinta, PSI Dukung Jokowi Tiga Periode, Ernest Prakasa: Nah Gitu Bagus, Jadi Penjilat yang Baik!

R
Muh Ikhsan
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan dukungannya kepada Presiden Joko Widodo untuk menjabat sebagai presiden tiga periode. Dengan catatan, melalui mekanisme amandemen konstitusi.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PSI, Dea Tunggaesti yang menegaskan partainya adalah pecinta dan pengagum Jokowi. Karena itu, PSI mendukung agar beliau kembali terpilih namun harus melalui mekanisme amandemen konstitusi.

“Kami sebagai pecinta dan pengagum Pak Jokowi, tentunya akan selalu dan tetap mendukung Pak Jokowi memimpin Indonesia kembali, namun tentunya hal tersebut harus didasari oleh amandemen konstitusi yang memperbolehkan Pak Jokowi berlaga kembali 2024,” kata Dea dilansir dari Cnnindonesia.com pada Kamis 3 Februari 2022.

Menurutnya dengan begitu bukan hanya Jokowi yang bisa ikut kontestasi pemilu, namun juga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang pernah dua kali memimpin.

“Ini adalah pilihan yang adil, dan nantinya tidak hanya Pak Jokowi, tetapi Pak SBY bisa ikut berlaga kembali, begitu juga Pak JK bisa ikut berkompetisi sebagai kandidat calon wakil presiden melalui mekanisme pemilu yang jujur, adil, dan transparan di 2024,” sambungnya.

Baca Juga

Merespon dukungan PSI kepada Jokowi tersebut, sutradara sekaligus komika Ernest Prakasa ikut memberi tanggapan yang satire.

Ernest mengatakan, tindakan PSI itu adalah pilihan yang bagus. Dalam konteks ini, sebagai penjilat tentu saja hal tersebut adalah sesuatu yang bagus. Apalagi, kata Ernest, PSI yang dikenal sebagai partai anak muda, memang harus totalitas dalam melakukan sesuatu, termasuk menjilat.

“Nah gitu bagus. Jadi penjilat yang baik, anak muda itu kalo ngapa-ngapain harus TOTALITAS!” ujar Ernest melalui akun Twitternya @Ernestprakasa pada Kamis 3 Februari 2022.

Ernest memang kerap melontarkan kritik terhadap wacana jabatan presiden 3 periode. Dia mengaku, bahwa dirinya adalah pendukung Jokowi selama dua periode ini. Namun untuk ketiga kalinya dirinya tidak akan mendukung.

Ernest Prakasa bahkan menolak usulan tersebut dengan menyatakan bukan presiden yang baik untuk masa depan. Meski demikian, Ernest pada satu sisi sepakat bahwa konstitusi bukan kitab suci, hanya saja mengubah konstitusi hanya untuk masa jabatan 3 periode adalah suatu kesalahan.

“Saya dukung Jokowi di 2024, saya dukung lagi di 2019, tapi untuk periode 3, maaf enggak dulu,” ujarnya melalui akun Twitternya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.