Terkini, Makassar — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi turun langsung meninjau kondisi antrean bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Jumat (11/9/2026).
Langkah tersebut dilakukan setelah Appi sebelumnya mendatangi Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi di Jalan Garuda, Makassar, untuk membahas persoalan antrean BBM yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Usai pertemuan tersebut, Appi memilih melihat langsung kondisi pelayanan di lapangan. Salah satu SPBU yang didatangi berada di Jalan Ratulangi, Kecamatan Mamajang.
Di lokasi, antrean kendaraan masyarakat terlihat mengular. Appi kemudian berdialog langsung dengan sejumlah pengendara sekaligus mengecek proses pelayanan pengisian BBM.
“Saya ke sini di SPBU melihat kondisi yang ada di lapangan. Kita pastikan antrean panjang bisa dicarikan solusi. Kita meminta pihak Pertamina dan pengelola SPBU aktivasi semua instrumen,” kata Appi.
- Atasi Antrean Panjang di SPBU, Aturan Ganjil-Genap Pengisian BBM Diberlakukan Mulai 13 September 2026
- BMKG Peringatkan Angin Kencang Senin 14 September 2026, Sulawesi Selatan Masuk Daftar
- Jeneponto Ke Semifinal, Dukungan Bupati di Tribun Bakar Semangat Laskar Turatea Tumbangkan Palopo
- Antrean BBM Mengganggu Mobilitas Warga, Wali Kota Makassar Minta Pelayanan SPBU Dimaksimalkan
- 135 Modifikator Ramaikan Honda Modif Contest 2026 di Maros
Dalam pengecekan tersebut, Appi menemukan adanya fasilitas pengisian yang belum beroperasi secara maksimal. Dari sejumlah nozzle atau dispenser yang tersedia, terdapat dua nozzle yang tidak berfungsi.
Kondisi itu langsung menjadi perhatian Appi. Ia meminta Pertamina dan pengelola SPBU memastikan seluruh fasilitas yang tersedia dapat dioperasikan, terutama ketika terjadi peningkatan antrean kendaraan.
“Kalau ada jumlah nozzle, ya dioptimalkan semuanya. Jangan sampai tidak berfungsi. Ini bisa menambah antrean panjang,” tegasnya.
Menurut Appi, penyelesaian persoalan antrean BBM tidak cukup hanya dengan memastikan ketersediaan pasokan. Aspek pelayanan di SPBU juga perlu dievaluasi agar kapasitas pengisian dapat dimaksimalkan dan waktu tunggu masyarakat dipangkas.
Ia juga menyoroti durasi proses pelayanan di sejumlah SPBU. Menurutnya, semakin lama proses pengisian, semakin panjang pula antrean kendaraan yang terbentuk.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
