Awali 2019, 70 Penyandang Disabilitas Fisik Ikuti OPP

Sebanyak 70 orang Penyandang disabilitas fisik mengikuti kegiatan OPP, berlangsung di Aula Gedung Serba Guna BRSPDF Wirajaya Makassar, Senin 11 Februari 2019.

Terkini.id,MakassarMemasuki awal Tahun Anggaran 2019, Balai Rehabilitasi Sosial  Penyandang Disabilitas Fisik (BRSPDF) Wirajaya Makassar kembali melakukan kegiatan Orientasi Pengenalan Program (OPP) bagi penyandang disabilitas. Untuk awal tahun ini, ada sebanyak 70 orang Penyandang disabilitas fisik mengikuti kegiatan OPP, berlangsung di Aula Gedung Serba Guna BRSPDF Wirajaya Makassar, Senin 11 Februari 2019. Kegiatan ini rencananya berlangsung selama tiga hari ke depan.

Untuk tahun ini, BRSPDF Wirajaya menargetkan sebanyak 120 Orang penyandang disabilitas fisik sebagai Penerima Manfaat untuk mengikuti program reguler dalam Balai.

Secara total untuk Tahun Anggaran 2019, BRSPDF Wirajaya menargetkan sebanyak 380 Orang Penerima Manfaat (PM) yang menjadi sasaran Program dan kegiatan BRSPDF Wirajaya, terdiri dari ; 120 orang untuk program reguler dalam balai, 60 orang untuk program Tim Reaksi Cepat (TRC), 160 orang untuk program Penjangkauan dalam bentuk pemberian Usaha Ekonomi Produktif (UEP), dan sebanyak 40 orang untuk program kemitraan.

Kegiatan OPP ini dimaksudkan untuk memperkenalkan program dan kegiatan kepada Penerima Manfaat (PM), termasuk aturan-aturan dan tata tertib yang mesti menjadi panduan bagi PM selama mengikuti kegiatan dalam Balai, ungkap M.Dawam saat menyampaikan Laporannya sebagai panitia pelaksana kegiatan OPP.

Selain itu, Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial BRSPDF Wirajaya. Sitti Kalsum menegaskan, jika kegiatan ini bertujuan bagaimana memberi motivasi kepada penyandang disabilitas agar dapat memotivasi dirinya agar mampu hidup mandiri setelah mengikuti program reguler dalam Balai, sebagaimana yang diinginkan sesuai dengan Tema kegiatan OPP, yakni “Dengan OPP Kita Tingkatkan Program Peningkatan Kapasitas Diri Terhadap Kemandirian Para PM BRSPDF”.

“Kegiatan ini menjadi awal untuk mendorong penyandang disabilitas agar bisa eksis dalam kehidupan bermasyarakat nantinya. Untuk bisa mandiri, harus diawali dengan semangat dari PM itu sendiri,” tegas Kalsum.

Sementara itu, Kepala BRPDF Wirajaya, Syaiful Samad berharap, jika kegiatan ini nantinya menjadi awal yang baik, untuk meningkatkan pelayanan kepada penyandang disabilitas, baik berupa pelayanan keterampilan kerja, bimbingan mental – spritual dan kegiatan-kegiatan lainnya. Bahkan Syaiful berharap kepada para instruktur nantinya, untuk memberikan metode pengajaran yang dapat dan mudah dimengerti oleh penerima manfaat.

“Apa yang kita ajarkan kepada PM selama dalam panti, itulah yang menjadi bekalnya untuk hidup mandiri ditengah-tengah masyarakat,”harap Syaiful.

Di hadapan peserta OPP, Syaiful juga menyampaikan, jika saat ini BRSPDF Wirajaya Makassar yang merupakan  salah satu Satuan Kerja (Satker) Kementerian Sosial RI untuk tahun 2019 memberikan beberapa program keterampilan bagi penyandang disabilitas dalam balai, diantaranya ; keterampilan otomotif, elektronik, penjahitan, percetakan (sablon), meubel, photografi, dan tatarias.

“Dengan pemberian pembekalan keterampilan ini bisa menjadi modal bagi penyandang disabilitas, khususnya bagi penerima manfaat dalam balai yang nantinyak bisa bersaing dalam era globalisasi,”pungkas Syaiful.

Berita Terkait
Direkomendasikan
Komentar
Terkini
Pinrang

Nurdin Abdullah Puji Kemajuan Pinrang

Terkini.id -- Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah menghadiri peringatan Hari Jadi Kabupaten Pinrang ke-59 tahun yang dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Pinrang, Selasa 19